Anomali Lelang KPK: Ponsel Biasa Laku Hampir Rp 60 Juta

detik.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ada anomali saat KPK melelang barang rampasan kasus korupsi. Paket berisi dua handphone (HP) biasa laku hampir Rp 60 juta.

Sebagai informasi, KPK menggelar lelang barang rampasan secara daring pada Rabu (11/3/2026). Ada puluhan jenis barang yang dilelang, mulai dari rumah, apartemen, tas mewah, mobil hingga handphone.

KPK mengatakan 15 lot barang berhasil terjual. Total pendapatan dari lelang ini Rp 10,9 miliar.

"Lot barang yang berhasil terjual terdiri dari 11 lot barang bergerak seperti mobil, motor, alat elektronik, dan berbagai perlengkapan lainnya. Kemudian untuk 4 lot barang tidak bergerak, yakni dalam bentuk tanah dan bangunan. Adapun total nilai barang laku lelang pada periode Maret 2026 mencapai Rp 10,9 miliar," kata Jubir KPK Budi Prasetyo seperti dikutip Senin (16/3/2026).

Baca juga: Jungkat-jungkit Nasib Baju Sutra Goceng yang Dilelang KPK

Hasil lelang tersebut akan disetorkan ke kas negara. Hal tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan aset kasus korupsi.

Selain lelang biasa, ternyata ada hal tak terduga dalam lelang tersebut. Paket berisi dua handphone Oppo dengan harga limit Rp 75 ribu laku dengan harga Rp 59,7 juta.

"Memang ada anomali terkait dengan tingginya nilai pemenang lelang," kata Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto.

Mungki mengatakan dirinya belum mengetahui apakah pemenang lelang dua ponsel tersebut sudah melunasi pembayaran. Dia mengatakan pemenang lelang memiliki waktu pelunasan hingga 25 Maret.

Mungki menyebut keanehan harga dari suatu barang yang dilelang oleh KPK ini sudah pernah terjadi. Waktu itu, kata dia, KPK sempat mendapatkan pemenang lelang batik sutra yang limit awalnya senilai Rp 5.000 kemudian nilai akhir penawarannya mencapai Rp 5 juta.




(haf/haf)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hakim PN Depok Ajukan Praperadilan Terkait Penyitaan Kasus Suap Sengketa Lahan
• 6 jam laludetik.com
thumb
Jejak Penyiram Air Keras Andrie Yunus Kian Jelas, tapi Pelaku Belum Juga Ditangkap
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Polda Sulsel dan Kodam Hasanuddin Musnahkan 25 Kg Kokain yang Ditemukan di Laut Selayar
• 16 jam lalueranasional.com
thumb
Indointernet (EDGE) Bersiap Go Private dan Delisting dari BEI
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan 17 Maret 2026: Makassar Hujan Ringan, Cek Potensi Angin Kencang di Beberapa Daerah
• 6 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.