Polresta Yogyakarta tahun ini menyediakan QR Code untuk memudahkan pemudik atau wisatawan menemukan tempat parkir di Kota Yogyakarta.
Parkir telah jadi persoalan selama beberapa tahun belakangan ketika liburan seperti Lebaran di Kota Pendidikan ini.
"Memang salah satu kendala kita di Yogyakarta adalah minimnya lahan parkir. Maka dari itu, kita juga sudah koordinasi dengan Dishub dari Satlantas Polresta Yogyakarta untuk menginventarisir tentunya lokasi-lokasi parkir, baik milik pemerintah, pribadi, maupun swasta yang bisa kita gunakan untuk lahan parkir nantinya itu nanti bisa di-input melalui QR Code parkir," kata Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia ditemui di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Senin (16/3).
Pandia mengatakan, pemudik atau wisatawan dapat men-scan QR Code yang bisa diakses di sosial media yang tersedia di Instagram Satlantas Polresta Yogyakarta.
"Sehingga nanti masyarakat begitu masuk Yogya, ada di banner itu QR code, langsung tinggal di-scan saja, mereka akan muncul data real-time per 10 atau 15 menit di lahan-lahan parkir mana yang masih kosong tentunya," katanya.
"Sehingga masyarakat tidak bingung nanti untuk mencari lahan parkir di Kota Yogya, khususnya yang mau berwisata ke Malioboro dan sekitarnya," katanya.
kumparan pun mencoba men-scan QR Code ini yang langsung diarahkan ke website Satlantas Polresta Yogya. Di situ tercantum jumlah bus, mobil, hingga motor yang terparkir di tempat parkir di Kota Yogya. Ada 18 lokasi parkir yang tersedia.
Selain itu, masyarakat bisa mengakses kolom pencarian untuk mencari tempat parkir terdekat dari lokasi.
Di sisi lain, Pandia mengatakan Malioboro diprediksi akan diserbu wisatawan pada H+1 Lebaran. Biasanya wisatawan ke Gunungkidul pada pagi hari lalu sore ke Kota Yogyakarta.
"Nanti kita akan tetap melihat situasi. Tetap ada rekayasa tentunya, tetapi situasional di lapangan. Kita akan melihat langkah-langkah terbaik akan kita koordinasikan dengan instansi terkait khususnya dari Dishub tentunya," katanya.
Di libur Lebaran ini, Pandia menerjunkan 700 personel untuk mengamankan pemudik maupun wisatawan yang datang ke Kota Yogyakarta.





