Komisi III: Beri Ruang Polri Usut Kasus Andrie Yunus, RDP Digelar Usai Lebaran

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Komisi III terus memantau pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Mereka memberikan ruang kepada Polri untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Kita berikan waktu dan ruang untuk penyidik Polri melaksanakan tugas mereka,” ujar Ketua Komisi III Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.

Habiburokhman menyampaikan pihaknya juga akan menggelar rapat kerja dan rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah pihak terkait seperti Polri, LPSK, hingga KontraS, untuk membahas permasalahan ini. Namun, rapat rencananya digelar sehabis libur Lebaran.

“Tapi kalau ada sesuatu yang mendesak, bukan tidak mungkin kita melakukan rapat sebelum hari raya, kita sekarang ini pantau dulu,” ujar dia.

Baca Juga:  Komisi III Sebut Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Bentuk Kejahatan Demokrasi

Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Foto- Metro TV/Fachri

Hal senada disampaikan anggota Komisi III, Hinca Panjaitan. Dia menjelaskan berdasarkan kesimpulan rapat khusus Komisi III, pihaknya akan memberikan ruang yang cukup kepada Polri untuk menyelesaikan kasus ini.

“Kami stand by semua nih, kalau dalam satu atau dua hari ini ada rapat yang diperlukan, kembali dari dapil semua. Ini rata-rata ada yang sudah di dapil, kembali. Saya kembali, rata-rata kembali ini semua, ketua juga. Artinya Komisi III sangat serius dalam kasus ini,” ujar Hinca.

Soal pembentukan tim pencari fakta, dia menilai hal tersebut belum diperlukan sambil melihat kondisi yang terjadi. Sebab, Komisi III juga akan memberikan ruang kepada pihak terkait, termasuk KontraS, untuk membahas bersama kasus ini.

“Soal tim pencari fakta kita tunggu dulu situasi yang terjadi, tapi ruang tempat di sini kan nanti kita panggil, termasuk KontraS, termasuk para pihak yang kita anggap tadi sudah dijelaskan oleh ketua, mohon bersabar teman-teman. Tapi kami semua stand by, kapan saja ketua panggil kami, kami akan rapat,” ujar dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mutasi TNI, Dua Jenderal Hattrick Lulusan Terbaik Isi Posisi Baru
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
DPR: Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Bentuk Teror Demokrasi
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Cak Imin Usul PNS WFH, NasDem Minta Pemerintah Hitung Dampak Hemat BBM
• 7 jam laludetik.com
thumb
DPRD Kota Bekasi Perjuangkan Insentif 500 Ribu untuk Guru Ngaji
• 4 jam laludisway.id
thumb
15 Ucapan Selamat Lebaran 2026 untuk Status WhatsApp, Berkesan Banget!
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.