Panggung Academy Awards ke-98 atau Oscar 2026 mencapai puncaknya saat film epik karya Paul Thomas Anderson, One Battle After Another, diumumkan sebagai pemenang Film Terbaik (Best Picture), Senin (16/3) waktu Indonesia.
Film garapan rumah produksi Focus Features ini berhasil mengungguli deretan nomine kuat lainnya yaitu Sinners, Hamnet, Sentimental Value, The Secret Agent, Bugonia, Marty Supreme, Frankenstein, F1, hingga Train Dreams.
Selain Film Terbaik, piala lainnya diraih melalui kategori Sutradara Terbaik dan Skenario Adaptasi Terbaik untuk Paul Thomas Anderson, serta Aktor Pendukung Terbaik untuk Sean Penn (yang absen).
Speech Paul Thomas AndersonPaul Thomas Anderson memberikan pidato menarik mengenai esensi sebuah penghargaan film. Ia membandingkannya pada era keemasan perfilman tahun 70-an.
"Pada tahun 1975, nominasi Oscar saat itu adalah Barry Lyndon, Dog Day Afternoon, Jaws, Nashville, dan One Flew Over the Cuckoo's Nest," kenang Anderson.
"Tidak ada yang 'terbaik' di antara mereka, yang ada hanyalah suasana hati (mood) pada hari itu. Kami hanya merasa sangat bahagia bisa menjadi bagian dari ini semua. Begitu banyak film luar biasa tahun ini," lanjutnya.
Meski filmnya mendominasi malam itu, Anderson mengaku merasa terlalu gugup saat menerima piala Sutradara Terbaik sebelumnya. Ia pun menggunakan momen pidato Film Terbaik untuk menebus kesalahannya.
"Saat saya memenangkan Sutradara Terbaik tadi, saya lupa berterima kasih kepada jajaran pemain saya (cast)!" ujar Anderson, disambut tawa hadirin.
Sang sutradara mengajak semua orang untuk merayakan keberhasilan tersebut.
"Malam yang luar biasa, mari kita minum martini. Cheers!" tutup Anderson.
One Battle After Another adalah thriller aksi satir yang tajam mengeksplorasi isu ekstremisme di Amerika Serikat. Dibintangi Leonardo DiCaprio, film ini berhasil membawa pulang total enam piala Oscar.





