Liputan6.com, Jakarta - Tinggal menghitung hari, umat Islam di Indonesia akan merayakan Idulfitri 1447 Hijriah. Momen ini menjadi waktu yang paling dinantikan setelah sebulan menjalankan ibadah puasa.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan saling memaafkan, Idulfitri juga identik dengan tradisi mudik, ketika jutaan perantau kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.
Advertisement
Tradisi mudik hampir selalu terjadi setiap tahun di Indonesia. Pemerintah memperkirakan 143,91 juta warga akan melakukan perjalanan ke berbagai daerah menjelang Lebaran 2026. Pergerakan masyarakat yang sangat besar ini membuat arus lalu lintas di berbagai jalur utama diprediksi meningkat tajam.
Tingginya angka pemudik tentu berdampak pada meningkatnya volume kendaraan, terutama di jalur-jalur utama di Pulau Jawa. Kepadatan bahkan berpotensi memicu kemacetan panjang di sejumlah titik, baik di jalan tol maupun jalur arteri, khususnya pada puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.



