Pembukaan Sports Clinic RS Atma Jaya merupakan langkah strategis rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif di bidang kedokteran olahraga. Klinik ini menyediakan layanan pencegahan cedera, diagnosis, penanganan cedera olahraga, hingga program rehabilitasi dan peningkatan performa fisik yang dilakukan oleh tim dokter multidisiplin.
Seluruh layanan dirancang dengan pendekatan patient-centric, di mana kebutuhan, kondisi kesehatan, dan tujuan aktivitas fisik setiap pasien menjadi dasar dalam menentukan rencana perawatan yang paling tepat.
Sports Clinic ini didukung oleh dokter spesialis dari berbagai bidang, antara lain spesialis kedokteran olahraga, ortopedi, serta gizi klinis, yang bekerja secara kolaboratif untuk memberikan pendekatan perawatan yang menyeluruh dan berbasis evidence-based medicine, serta berfokus pada kebutuhan dan kenyamanan pasien.
Melalui Sports Clinic ini, RS Atma Jaya berharap dapat menjadi pusat rujukan kesehatan olahraga yang tidak hanya melayani atlet profesional, tetapi juga komunitas olahraga, pelajar, hingga masyarakat umum yang ingin menjaga kebugaran tubuh secara optimal.
"Pembukaan Sports Clinic ini merupakan komitmen kami untuk mendukung gaya hidup sehat dan aktif di masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa siapa pun yang berolahraga dapat melakukannya dengan aman, sehat, dan didukung oleh layanan medis yang profesional,” ujar Dr. Maria Theresia Yulita, S.H., M.H., MSM., CMC., MARS, Direktur Rumah Sakit Atma Jaya.
"Kita mendukung para olahrgawan. Pasalnya, para atlet punya semangat tinggi untuk menjadi juara. Karena terlalu semangat, meskipun sedang cedera, mereka kepengen jadi juara. Jadi, kadang-kadang ada over, dengan adanya klinik olahraga ini, membuat tata Kelola olahragawan ini menjadi pas, bisa dilihat alat-alat kita, alat kita bisa mengukur otot-otot yang over," sambubngnya.
Dengan hadirnya Sports Clinic RS Atma Jaya, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan cedera olahraga, pemeriksaan kesehatan sebelum berolahraga, serta pemulihan yang tepat setelah cedera, sehingga aktivitas olahraga dapat dilakukan secara aman dan berkelanjutan.
Dalam acara Grand Opening ini, RS Atma Jaya juga akan menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif, seperti; Talk Show Kesehatan Olahraga bersama dokter spesialis kedokteran olahraga, ortopedi, dan gizi, demo latihan dan edukasi pencegahan cedera olahraga, dan pemeriksaan kesehatan dasar dan konsultasi kesehatan olahraga
Dalam talkshow sejumlah narasumber menjelaskan bahwa hadirnya sports clinic ini sangat membantu bagi olahragawan atau masyarakat yang gemar berolahraga namun tetap ingin aman dan nyaman.
Diskusi bersama para dokter di RS Atma Jaya. (Foto: Dok. Medcom)
"Kita bersyukur bisa melakukan grand launching Sport Clinic di RS Atmajaya. Di Jakarta mungkin banyak yang sudah dikenal, tapi kalau di Jakarta Utara, sepertinya masih sedikit dan Atmajaya menjawab hal itu. Kita melayani pencegahan (cedera) supaya tidak terjadi cedera, penanganan cedera, sampai dengan recovery pasien yang cedera olahraga. Kami juga meneliti di bidang kedokteran olahraga nantinya kita akan share juga menjadi bagian peningkatan wawasan di dunia olahraga," ujar DR. dr. I. Rika Haryono, Sp.KO, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga.
Tidak lupa juga, mengenai gizi juga harus diperhatikan dan ketika sudah terjadi cedera perlu dipantau oleh tim dokter.
"Untuk seorang yang berolahraga, yang paling penting adalah protein. Kita harus cukup mengonsumsi protein karena dengan bertambahnya usia, kadar protein kita menurun. Di saat kita masih muda kurangi mengonsumsi karbohidrat," kata Dr. dr.Nanny Djaya, Sp.GK, Dokter spesialis gizi.
"Untuk penanganan cedera olahraga kita sifatnya integrasi, saya sebagai dokter orthopedi harus melihat seberapa parah cederanya, apakah perlu dioperasi atau terapi. Nantinya akan ada kolaborasi. Ada saya dokter orthopedi, kemudian kedokteran olahraga, dan dokter gizi. Recovery pasca operasi atau terapi, kita terus pantau atau ditunjang dengan nutrisi yang baik," tutur dr. Petrasama, Sp.OT, Subsp.CO.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




