Pantau - PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang telah menyalurkan sebanyak 306.735,25 ton pupuk bersubsidi di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) selama periode Januari hingga 4 November 2026.
Realisasi penyaluran tersebut mencapai 94 persen dari total alokasi pupuk bersubsidi untuk Sumsel pada 2026 yang ditetapkan sebesar 325.341 ton.
VP Komunikasi dan Administrasi Korporat Pusri, Rustam Effendi, dalam keterangan yang diterima di Palembang, Sabtu (7/11/2026), menjelaskan bahwa pupuk bersubsidi yang disalurkan terdiri atas dua jenis, yakni Urea dan NPK.
Penyaluran Pupuk NPK Hampir Capai 100 PersenBerdasarkan data Pusri, realisasi penyaluran pupuk Urea bersubsidi di Sumsel mencapai 120.622,10 ton dari total alokasi tahun 2026 sebesar 139.030 ton.
Sementara itu, penyaluran pupuk NPK bersubsidi mencapai 186.113,15 ton dari total alokasi sebesar 186.311 ton atau hampir 100 persen.
Selain memastikan penyaluran sesuai alokasi, Pusri juga terus menjaga ketersediaan stok pupuk bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan petani di berbagai wilayah Sumsel.
Berdasarkan data per 4 November 2026, total stok pupuk bersubsidi yang tersedia di Sumsel tercatat sebanyak 22.684,69 ton.
Stok tersebut terdiri atas pupuk Urea sebanyak 9.666,20 ton dan pupuk NPK sebanyak 13.018,45 ton.
Ketersediaan pupuk bersubsidi tersebut didukung kesiapan sarana penyimpanan dan jaringan distribusi yang menjangkau sejumlah wilayah di Sumsel.
Keberadaan mitra distribusi di berbagai daerah juga berperan penting dalam mempermudah akses petani terhadap pupuk bersubsidi, termasuk di wilayah pedesaan dan daerah dengan cakupan geografis yang luas.
Pusri Perkuat Distribusi Pupuk Menjelang Musim TanamPusri terus memperkuat koordinasi dengan distributor, pengecer, pemerintah daerah, hingga kelompok tani untuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan efektif dan sesuai ketentuan.
Rustam menegaskan bahwa pemantauan stok dan evaluasi realisasi penyaluran dilakukan secara berkelanjutan untuk mengantisipasi kendala distribusi.
"Melalui pemantauan stok, evaluasi realisasi penyaluran, serta koordinasi secara berkelanjutan dengan seluruh mitra distribusi, kami terus berupaya menjaga kelancaran penyaluran," ujarnya.
Menurut Rustam, kesiapan stok dan kelancaran distribusi menjadi perhatian Pusri, terutama saat memasuki musim hujan dan masa tanam.
Pada periode tersebut, kebutuhan pupuk petani perlu didukung dengan pasokan yang memadai agar kegiatan pertanian dapat berlangsung dengan lancar.
Karena itu, Pusri terus memastikan kesiapan stok di gudang penyimpanan sekaligus menjaga kelancaran jalur distribusi pupuk bersubsidi di Sumsel.
Petani Diimbau Pastikan Data Penebusan Pupuk Sesuai KetentuanSelain memperkuat distribusi, Rustam mengimbau para petani agar memastikan data kepesertaan dan kebutuhan pupuk telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kesesuaian data tersebut diperlukan untuk mempermudah proses penebusan pupuk bersubsidi sekaligus mendukung ketepatan penyaluran kepada petani yang berhak menerima.
Pusri juga terus meningkatkan koordinasi dengan seluruh mitra distribusi untuk menjaga keandalan pasokan pupuk bersubsidi hingga ke tingkat petani.
Melalui kesiapan stok, penguatan jaringan distribusi, dan koordinasi dengan berbagai pihak, Pusri berkomitmen mendukung kebutuhan pupuk petani selama musim tanam.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.





Komentar (0)