Dua Pemuda Hilang di Gunung Semeru, Diduga Mendaki Tanpa Prosedur Perizinan Resmi

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Lumajang, tvOnenews.com - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banyuwangi menerima laporan kondisi membahayakan manusia terhadap dua pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Semeru, Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Laporan hilang tersebut diterima dari Kepala Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Ranu Pani, Arie, pada Sabtu (7/11/2026) pukul 14.37 WIB. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Banyuwangi segera mengerahkan tim untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Kedua pendaki diketahui berinisial BK (19) dan MWF (19). Berdasarkan informasi awal, keduanya berencana mendaki Gunung Semeru pada 31 Oktober 2026. 

Dua Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Hilang, Tim SAR Gabungan Dikerahkan ke Lokasi
Sumber :
  • Wawan Sugiarto/tvOne

Namun, sejak 2 November 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, keduanya tidak dapat dihubungi. Mereka diduga melakukan pendakian tanpa melalui prosedur perizinan resmi yang berlaku.

Upaya pencarian informasi mengenai keberadaan kedua korban telah dilakukan oleh pihak terkait. 

Pada 4 November 2026 diketahui bahwa keduanya menyewa sepeda motor di Terminal Lumajang untuk menuju kawasan Ranu Pani.

Selanjutnya, pada 5 November, pihak penyewa kendaraan bersama petugas RPTN Ranu Pani melakukan pencarian. 

Hingga akhirnya pada 6 November 2026 pukul 13.00 WIB, sepeda motor yang disewa ditemukan di ladang milik warga sekitar kawasan pendakian Gunung Semeru. 

Temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk dalam upaya pencarian kedua pendaki.

Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menyampaikan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya segera mengerahkan personel untuk melakukan operasi pencarian. 

"Pada pukul 14.55 WIB, Tim Rescue Pos SAR Jember bergerak menuju lokasi kejadian dengan estimasi perjalanan sekitar 3 jam 26 menit. Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Jember sebanyak 4 personel dan Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi sebanyak 5 personel, serta unsur TNBTS, Polrestabes Surabaya, BPBD Kabupaten Lumajang, dan masyarakat setempat," ungkap Made, Sabtu (7/11/2026). 

Dalam pelaksanaan operasi, tim dilengkapi dengan kendaraan operasional, drone thermal, peralatan mountaineering, jungle rescue, medis, dan evakuasi untuk mendukung proses pencarian di medan Gunung Semeru. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan. 

"Upaya pencarian akan dilaksanakan secara maksimal dengan mengedepankan koordinasi dan sinergi seluruh unsur SAR gabungan. Hingga laporan awal ini disampaikan, kedua pendaki masih berstatus dalam pencarian," pungkasnya. (wso/muu)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Porprov VII Banten 2026 Tinggal Sepekan, Tangsel Pastikan Persiapan Sudah 90 Persen
• 2 jam lalu
0
thumb
Eks Ajudan Prabowo Jadi Tersangka! Ahrie Sonta Siap Buka-bukaan, Siapa yang Bakal Terseret?
• 3 jam lalu
0
thumb
Polda Metro Jaya Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bagikan Sembako untuk Pengemudi Ojol
• 9 jam lalu
0
thumb
DSI Siapkan Portal NADI untuk Pelaporan Kontrak Eksportir, Meluncur 2027
• 15 jam lalu
0
thumb
Perkuat Ekosistem Bisnis Lewat Kolaborasi Infrastruktur Digital dan Jaringan Merchant
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.