BBCA dan ASII Jadi Saham Paling Banyak Dikoleksi Asing Sepekan

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Investor asing masih melakukan aksi jual (net sell) atas saham-saham Indonesia dengan saham BBRI dan BRMI menjadi sasaran utama.

Investor asing masih melakukan aksi jual (net sell) atas saham-saham Indonesia dengan saham BBRI dan BRMI menjadi sasaran utama. (Foto: IMG)

IDXChannel - Investor asing masih melakukan aksi jual (net sell) atas saham-saham Indonesia. Pada pekan ini, investor asing tercatat melakukan jual bersih sebesar Rp787,06 miliar.

Meski jumlahnya tidak sebesar pekan sebelumnya yang mencapai lebih dari Rp4 triliun, penjualan ini semakin menambah net sell sejak awal 2026 yang mencapai Rp98,08 triliun.

Baca Juga:
DBS Pernah Gagal Caplok Danamon, Kini Terseret Rumor Merger BBCA

Menariknya, data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat investor asing melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp328,20 miliar menjelang akhir pekan, Jumat (7/11/2026). Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang harganya tertekan pada tahun ini mencatat net buy sekitar Rp219 miliar kemarin.

Sepanjang sepekan (2-6 November 2026), saham BBCA menjadi incaran asing dengan net buy sebesar Rp516,7 miliar. Pergerakan asing pada BBCA ini bertolak belakang dengan aksinya pada saham-saham bank Himbara.

Baca Juga:
Porsi Asing di Saham BBCA Turun, Buyback dan Dividen Berpotensi Jadi Katalis

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) justru menjadi sasaran aksi jual asing. Investor asing melepas saham BBRI secara neto Rp411,8 miliar, sedangkan saham BMRI yang dilego mencapai Rp221,1 miliar.

Selain BBCA, saham PT Astra Internasional Tbk (ASII) juga dikoleksi investor asing di mana tercatat net buy sebesar Rp266,7 miliar dalam sepekan.

Berikut 5 saham yang paling banyak dikoleksi dan dilepas asing sepanjang pekan ini:

NET BUY
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) +Rp516,17 miliar
2. PT Astra Internasional Tbk (ASII) +Rp266,70 miliar
3. PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) +Rp64,16 miliar
4. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) +Rp57,95 miliar
5. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) +Rp53 miliar

NET SELL
1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) -Rp411,78 miliar
2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) -Rp221,10 miliar
3. PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) -Rp137,35 miliar
4. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) -Rp121,93 miliar
5. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) -Rp116,46 miliar

(Rahmat Fiansyah) 
 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bahlil soal Kasus Penyadapan: Saya Tak Pernah Diajari Jadi Pengkhianat
• 11 jam lalu
0
thumb
NASA Perkenalkan X-70 Fractal, Pesawat Eksperimental yang Bisa Uji Manuver Canggih
• 5 jam lalu
0
thumb
Mencuat Isu Ketum Parpol di Balik Penyadapan Presiden
• 17 jam lalu
0
thumb
RI paparkan reformasi pendanaan keanekaragaman hayati di COP17 CBD
• 10 jam lalu
0
thumb
Jangan Lewatkan! Malam Penganugerahan DPD RI Awards Digelar 9 November 2026
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.