Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir Tahun Ini

katadata.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM atau bahan bakar minyak bersubsidi tidak akan naik hingga 31 Desember 2026. Kepastian ini diberikan di tengah menambahkan harga minyak mentah dunia akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

Bahlil mencatat harga minyak mentah dunia sempat menyentuh US$ 105 per barel sebelum turun menjadi US$ 94 per barel pada bulan November. Kondisi ini membuat harga keekonomian bensin di dalam negeri saat ini menembus Rp 20 ribu per liter.

Meski demikian, pemerintah memutuskan mempertahankan harga BBM bersubsidi untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok yang berhak menerima subsidi.

“Presiden Prabowo memerintahkan kepada saya agar menetapkan kebijakan energi yang tepat agar tidak memberikan beban besar kepada masyarakat yang seharusnya mendapat subsidi. Oleh karena itu, berapa pun harga keekonomian bensin, harga BBM bersubsidi tetap sama sampai 31 Desember 2026,” kata Bahlil dalam Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Partai Golkar Maluku, Sabtu (11/7).

Bahlil menjelaskan, tingginya harga keekonomian bensin di dalam negeri mempengaruhi konflik geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel sejak Februari 2026.

Konflik itu bermula setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara gabungan yang menghasilkan Pemimpin Agung Iran Ali Khamenei. Iran kemudian melancarkan serangan balasan ke Israel dan membatasi pergerakan di Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan jalur perdagangan yang dilalui hingga 25% konsumsi minyak dunia. Gangguan pada jalur tersebut turut mempengaruhi pasokan minyak mentah ke Indonesia.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman mengatakan Indonesia kehilangan 25% sumber impor minyak mentah akibat konflik tersebut. Pemerintah kini berupaya mencari negara pemasok baru untuk menjaga ketersediaan pasokan minyak nasional.

“Sejak terjadinya konflik di Timur Tengah, kita kehilangan 25% sumber impor. Nah yang kami lakukan sekarang adalah mencari sumber impor baru,” kata Laode dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, yang diperiksa secara berani melalui kanal YouTube Kemendagri, Senin (5/10).

Laode mengatakan pemerintah harus mencari negara-negara yang memiliki kelebihan stok minyak untuk memenuhi kebutuhan impor. Mekanisme pengadaannya juga tidak sepenuhnya menggunakan skema lelang seperti sebelumnya.

Dalam skema lama, PT Pertamina mengadakan lelang untuk mendapatkan pasokan minyak impor. Namun, menurut Laode, saat ini tidak ada lagi pihak yang berminat menjadi peserta lelang.

“Jadi kami harus mencari negara-negara yang memiliki kelebihan stok, kami membeli dengan harga yang berpotensi lebih tinggi dibandingkan pengadaan biasa,” ujarnya.

Anggaran Subsidi Energi Naik Jadi Rp 500 Triliun

Di sisi lain, pemerintah menambah anggaran subsidi dan energi menjadi Rp 500 triliun pada tahun 2026. Angka tersebut meningkat dari alokasi awal sebesar Rp 338 triliun.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan penambahan anggaran itu dilakukan untuk mengantisipasi tidak tersedianya harga minyak mentah dunia yang berpotensi meningkatkan beban belanja negara.

Suahasil mencatat rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) hingga akhir Oktober 2026 mencapai US$ 93 per barel. Sementara itu, nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp 17.508 per dolar AS.

Kenaikan harga minyak mentah tersebut berdampak terhadap meningkatnya pembayaran pemerintah kepada PT Pertamina dan PT PLN untuk kebutuhan subsidi dan kompensasi energi.

“Hal ini menyebabkan tentu pembayaran kepada Pertamina juga PLN dan Pertamina akan meningkat,” kata Suahasil dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (3/11).

Dengan demikian, pemerintah mempertahankan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun 2026 di tengah tekanan harga minyak dunia, sekaligus menambah anggaran subsidi dan infrastruktur energi untuk mengantisipasi kenaikan biaya energi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasil FP1 MotoGP Qatar 2026: Marc Marquez Tercepat, Jorge Martin Masuk Lima Besar
• 23 jam lalu
0
thumb
DKPP Terima Lima Aduan soal Pencalonan Gibran, Dua Siap Disidangkan
• 3 jam lalu
0
thumb
Ngeri! Pemuda di Makassar Tertancap Busur Panah di Mata Usai Pulang Kerja
• 1 jam lalu
0
thumb
Modal AI, Kakek 96 Tahun Nekat Jelajahi Tibet Sendirian
• 3 jam lalu
0
thumb
Gaya Berpakaiannya Sempat Jadi Sorotan, Natasha Wilona Ngaku Tak Jago Soal Fashion
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.