jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Gen Z Arwin Welhalmina mengaku terharu hingga meneteskan air mata saat menyaksikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memperjuangkan nama baik mendiang ibunya, Sudjiatmi Notomiharjo, di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Sidang itu menjadi sorotan karena Jokowi menyampaikan kemarahan dan rasa tersinggung atas ucapan para terdakwa yang menyatakan Sudjiatmi bukan ibu kandungnya.
BACA JUGA: Skandal Ijazah Tak Goyahkan Jokowi? Pengamat: Makin Ditekan, Masyarakat Malah Membela
Jokowi menegaskan bahwa Sudjiatmi adalah ibu yang melahirkan, membesarkan, dan menyekolahkannya dengan penuh perjuangan.
"Sedih sekali, saya sampai meneteskan air mata melihat Pak Jokowi di dalam sidang memperjuangkan nama baik ibunya, Ibu Sudjiatmi Notomiharjo," ujar Arwin.
BACA JUGA: Momen Jokowi Menunjukkan Ijazah, Roy Suryo Tertawa, Ada Kata Palsu
Menurut dia, banyak warganet di media sosial juga mengaku menangis. Nada dan suara Jokowi yang terdengar bergetar dan terisak-isak di ruang sidang, katanya, belum pernah didengar rakyat Indonesia sebelumnya.
"Baru kali ini rakyat Indonesia mendengar suara Pak Jokowi terisak-isak. Untuk pertama kalinya, rakyat menangisi sosok yang biasanya tegar, ketika ia membela harkat dan martabat seorang ibu," kata dia.
BACA JUGA: Jokowi: Tidak Semudah Itu, Jelas, Saya Sangat Tersinggung
Dia menuturkan di hadapan hukum seorang pemimpin boleh saja lantang, tetapi di hadapan nama ibunya dia hanya seorang anak.
“Dan air mata seorang anak yang membela ibunya selalu punya bahasa yang dipahami semua orang," tuturnya.
Arwin berharap peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk menjaga adab dalam menyampaikan kritik, terutama ketika menyangkut keluarga dan orang tua.
“Perbedaan pandangan tidak seharusnya melukai kehormatan seorang ibu,” tambah Arwin.
Sebelumnya, dalam persidangan, Jokowi mengaku sakit hati saat makam orang tuanya (ortu) didatangi rombongan bus Roy Suryo dan dr Tifa.
Jokowi juga mengaku sakit karena disebut bukan anak Sudjiatmi Notomihardjo.
"Mereka berbondong-bondong dengan bus datang ke UGM. Setelah itu, berbondong-bondong satu bus juga datang ke rumah saya untuk meminta, mereka meminta diperlihatkan ijazah asli saya. Saya sampaikan, 'Otoritas Anda apa? Kewenangan Anda apa?' Kemudian yang ketiga datang, ini yang paling saya betul-betul merasa sakit sekali Yang Mulia. Datang ke makam orang tua saya, bapak saya," ujar Jokowi. (dit/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi





Komentar (0)