Reaksi Kepala BIN soal Penyadapan Presiden

liputan6.com
7 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra mengatakan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh merupakan tindakan yang mengarah pada upaya makar.

Herindra menyampaikan hal tersebut saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/11/2026). Dia datang untuk melaporkan secara langsung perkembangan situasi terkini kepada Presiden Prabowo.

Advertisement

BACA JUGA: Kepala BIN Respons Demo Besar Juli 2026 Jika Ekonomi Memburuk

"Saya harus ada yang dilaporin ke Presiden," kata Herindra.

Saat dimintai keterangan lebih lanjut mengenai dugaan penyadapan yang menyeret seorang jenderal polisi bintang empat berinisial LSP serta sejumlah perwira tinggi Polri berinisial AS/ASN, EH, dan SU. Dia menegaskan tindakan tersebut sudah mengarah pada makar.

"Ini adalah suatu tindakan yang ilegal dan mengarah ke tindakan yang makar," ujar Herindra menambahkan.

Sebelumnya, Polisi mengungkap dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo, sejumlah pimpinan partai politik, tokoh masyarakat, pengusaha, hingga wartawan. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada Selasa (3/11).

Dalam perkara ini, polisi menduga keterlibatan seorang jenderal polisi bintang empat berinisial LSP bersama sejumlah perwira tinggi Polri berinisial AS/ASN, EH, dan SU. Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ada Isu Ketum Parpol di Balik Penyadapan Presiden, Golkar: Skip Saja, Tak Terkonfirmasi
• 11 jam lalu
0
thumb
Tingkatkan Efisiensi Produksi, Inalum Perkuat Pengembangan Inovasi Teknologi
• 3 jam lalu
0
thumb
Lewis Hamilton Buka Suara Soal Manuver Charles Leclerc di GP Meksiko
• 20 jam lalu
0
thumb
OJK Tak Masalahkan Haji Isam Gadai Saham Demi Akuisisi Bayan (BYAN)
• 7 jam lalu
0
thumb
Kawal Arahan Pimpinan DPR, Andre Rosiade Pastikan Refund LRT City Rampung Desember 2026
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.