Panglima TNI Angkat Bicara Soal Kabar Seskab Teddy Diperiksa Soal Penyadapan Prabowo, Ternyata Begini Faktanya

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Kabar Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Infanteri Teddy Indra Wijaya diperiksa Polisi Militer (Pom) TNI terkait kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo Subianto ramai beredar di media sosial.

Namun, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto langsung membantah informasi tersebut. Agus menegaskan kabar pemeriksaan Teddy itu tidak benar. Dia bahkan menyebut informasi yang beredar luas tersebut sebagai hoaks.

Baca Juga :
Mencuat Tudingan Bahlil Terlibat Penyadapan Presiden, Golkar Membantah hingga Singgung Insiden Fitnah Penganiayaan
Terseret Kasus Penyadapan Prabowo, Irjen Ahrie Sonta Akhirnya Buka Suara dan Siap Buka-bukaan

"Hoaks (Seskab Teddy diperiksa Pom TNI terkait kasus penyadapan Presiden Prabowo Subianto)," katanya, Jumat (6/11/26).

Sebelumnya diberitakan, Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Polisi Asep Safrudin menyebut seluruh tersangka kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto telah ditahan.

Dalam kasus ini, Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP); Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. 1 Sespim Lemdiklat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso (EH); dan Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri, Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution (ASN).

Dalam perkembangan kasus ini, Bareskrim juga menetapkan mantan Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Kadiv TIK) Polri, Irjen Pol Slamet Uliandi (SU), sebagai tersangka baru.

Slamet disebut memiliki peran sebagai pembina MC Bareskrim Polri dan pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Monitoring Bareskrim Polri pada periode 2010-2019.

Baca Juga :
Penyadapan Ilegal Terhadap Prabowo Disebut sebagai Tindakan Makar dan Harus Diusut Tuntas ke Akarnya
Eks Kapolri Listyo Sigit Cs Jadi Tersangka, Kepala BIN Sebut Kasus Penyadapan Prabowo Mengarah ke Makar
Pesan Istana ke Tim Khusus Usut Kasus Penyadapan Prabowo: Jangan Ada yang Ditutup-tutupi!

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BNPPDT–TNI AD Susun Kajian Strategis Pertahanan dan Pembangunan di Perbatasan Kalimantan
• 19 jam lalu
0
thumb
Polres Mojokerto Ungkap 11 Kasus Narkoba, Sita 136 Gram Sabu dan Tangkap 12 Tersangka
• 10 jam lalu
0
thumb
Area Dapur Rumah Makan di Blok M Jaksel Kebakaran, 3 Orang Luka-Luka
• 6 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam Naik Rp 8 Ribu Jadi Rp 2,56 Juta per Gram, Galeri24 Rp 2,51 Juta
• 16 jam lalu
0
thumb
Penghuni Kalibata City apresiasi keputusan PTUN soal tarif air rusun
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.