Mengapa Krisis Perbankan Picu Mundurnya Presiden Paraguay?

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Asuncion -

Hanya dibutuhkan dua hari bagi Presiden Paraguay Santiago Pena untuk mengundurkan diri setelah krisis perbankan menyelimuti negara tersebut. Imbas krisis perbankan itu membuat separuh penduduk negara kecil di kawasan Amerika Selatan itu kesulitan mengakses uang mereka yang disimpan di bank.

Pengambilalihan Bank Ueno oleh Bank Sentral Paraguay pada Selasa (3/11) telah menjerumuskan Paraguay ke dalam krisis politik.

Aksi protes yang didorong kemarahan warga bermunculan di berbagai wilayah negara tersebut, hingga pada Kamis (5/11) waktu setempat, para anggota parlemen Paraguay dengan suara bulat memutuskan untuk memulai proses pemakzulan terhadap Presiden Pena.

Namun, Presiden Pena yang merupakan sekutu AS itu mendahului langkah mereka dengan mengundurkan diri beberapa menit sebelumnya. Demikian seperti dilansir AFP dan Reuters, Jumat (6/11/2026).

Baca juga: Presiden Paraguay Santiago Pena Mengundurkan Diri

Bagaimana Paraguay bisa sampai di titik ini?

- Pengambilalihan Bank Ueno Bikin Gempar

Bank Sentral Paraguay mengambil alih kendali atas Bank Ueno pada Selasa (3/11), akibat kekurangan modal yang parah. Bank Sentral Paraguay menjelaskan bahwa langkah itu bertujuan untuk "melindungi para deposan dan menjaga stabilitas sistem keuangan".

Bank Ueno menyatakan pihaknya memiliki lebih dari tiga juta nasabah di negara berpenduduk 6,4 juta jiwa tersebut, dan mengelola dana pensiun serta dana negara lainnya yang bernilai jutaan dolar Amerika.

Otoritas berwenang mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap delapan pejabat eksekutif Bank Ueno.

Presiden Bank Ueno, Miguel Vazquez, telah menyerahkan diri kepada polisi. Sedangkan Presiden Bank Sentral Paraguay, Carlos Carvallo, yang sebelumnya memimpin Bank Ueno, mengundurkan diri atas permintaan Presiden Pena.

Presiden Pena yang menjabat sejak tahun 2023, diketahui sempat memiliki saham dalam grup yang mengendalikan bank yang dilanda krisis tersebut. Namun dia telah menjual sahamnya tahun lalu.




(nvc/dhn)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bukan Sekadar Blokir, Strategi Polri Sikat Bandar dan Backing Judol Dinilai Komprehensif
• 22 jam lalu
0
thumb
Kemensos Rilis Logo dan Tema Resmi Hari Pahlawan 2026, Ini Filosofi dan Tautan Unduhnya
• 11 jam lalu
0
thumb
IHSG Dibuka Anjlok 74,43 Poin ke Level 4.955 pada Jumat Pagi, Indeks LQ45 Turut Melemah
• 5 jam lalu
0
thumb
Gelar Mitigasi Bencana Megathrust Bagi Pengurus Masjid, Dompet Dhuafa Gandeng MUI Serta BPBD Jawa Timur
• 3 jam lalu
0
thumb
Kasus penyadapan, Bakom ajak masyarakat dukung Polri usut tuntas
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.