WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Transformasi Ekonomi Jabar, Ini Fokus Kebijakan yang Disorot

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bandung menghasilkan 45 rekomendasi kebijakan melalui penyelenggaraan West Java Economic Society (WJES) 2026.

Puluhan rekomendasi tersebut diharapkan menjadi masukan strategis bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperkuat ketahanan dan transformasi ekonomi daerah.

Baca Juga :
IPM Jawa Barat Naik Jadi 76,62 pada 2026, Lima Kota Berhasil Tembus Kategori Sangat Tinggi
Ekonomi Jabar Tumbuh 5,89 persen di Triwulan III 2026, Lebih Tinggi Dibandingkan Pertumbuhan Nasional

Rekomendasi tersebut merupakan hasil penelitian 269 peneliti dari berbagai daerah di Indonesia yang disusun melalui konsultasi intensif bersama 16 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jabar.

Delapan paper terbaik dari keseluruhan karya ilmiah tersebut dipilih untuk dipaparkan secara khusus dalam Seminar Nasional WJES 2026 di Bale Pasundan, Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan tahun ini mengusung tema "Penguatan Ketahanan dan Transformasi Ekonomi Jawa Barat untuk Pertumbuhan yang Inklusif dan Berdaya Saing".

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan yang menghadiri kegiatan tersebut mengapresiasi penyelenggaraan WJES sebagai forum kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha dalam merumuskan arah pembangunan ekonomi daerah.

Erwan berharap rekomendasi yang dihasilkan tidak hanya kuat dari sisi akademis, tetapi juga dapat diterapkan dalam kebijakan dan program pembangunan.

"Saya berharap Forum WJES mampu menghasilkan rekomendasi yang tidak hanya baik secara akademis, tetapi juga dapat diterapkan dalam kebijakan dan program pembangunan," ujar Erwan.

Menurutnya, penguatan ekonomi Jawa Barat harus diikuti peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan kesempatan kerja, serta investasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemprov Jabar, lanjut Erwan, berkomitmen memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan dan dunia usaha, termasuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi, pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja, serta kemudahan akses informasi lowongan pekerjaan.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan pertumbuhan investasi memberikan kesempatan bagi masyarakat lokal untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi.

"Pemerintah Provinsi Jabar berkomitmen memperkuat sinergi antar pemerintah, dunia pendidikan dan dunia usaha. Pemerintah akan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi, pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja, kemudahan akses informasi lowongan kerja, serta penguatan investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas," ujarnya.

Baca Juga :
BPS Catat Pengangguran di Jawa Barat Menurun, TPT Agustus 2026 Tersisa 6,67 Persen
Daftar 86 Rumah Sakit yang Kerja Sama dengan Pemprov Jabar, KDM Buka Layanan Pengaduan di Aplikasi Sapawarga
Pemprov Jabar Kucurkan Hampir Rp300 Miliar untuk Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya, Ini Rincian KDM

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Minta Waktu 8 Jam Cecar Jokowi soal Ijazah, Kubu Dokter Tifa Justru Diberi Jatah Segini
• 5 jam lalu
0
thumb
Tanda-tanda HP Disadap dan Cara Mengatasinya
• 4 jam lalu
0
thumb
Gus Ipul: 18 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital
• 20 jam lalu
0
thumb
Terjebak Karhutla di Kalteng, 2 Orang Utan Fajar dan Fitri Dievakuasi
• 6 jam lalu
0
thumb
Pria di Bekasi Diculik hingga Diperas Polisi Gadungan, 4 Pelaku Ditangkap!
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.