Militer Israel terus meningkatkan intensitas pergerakan pasukannya di wilayah kedaulatan Suriah. Konvoi kendaraan tempur Israel semakin gencar merangsek dan berpatroli di kawasan perbatasan hingga mendekati permukiman warga dan fasilitas pendidikan di Kegubernuran Quneitra.
Berdasarkan laporan di lapangan pada Rabu waktu setempat, sejumlah kendaraan militer lapis baja Israel tampak melintas bebas di jalanan kawasan permukiman Sidah Al-Hanout, Quneitra. Kendaraan patroli tersebut melintas hanya berjarak beberapa meter dari anak-anak yang sedang berjalan pulang dari sekolah.
Media lokal Suriah melaporkan, patroli militer Israel bergerak maju menyisir sejumlah desa, di antaranya Maariyah, Abdin, dan Jamlah di kawasan Cekungan Yarmouk, wilayah pedesaan barat Daraa.
Baca Juga :
Pemukim Israel Kuasai Delapan Rumah Warga Palestina di Tepi BaratTak hanya itu, iring-iringan militer Israel dilaporkan terus melaju memasuki kawasan permukiman Saida dan Sida Al-Jawalan yang berada di pedesaan selatan Quneitra.
Rangkaian manuver ini memperpanjang catatan pelanggaran perbatasan oleh militer Israel di wilayah selatan Suriah. Sebelumnya pada 3 November, militer Israel dilaporkan melakukan penyusupan, mendirikan pos pemeriksaan sementara (checkpoint) di Quneitra, serta melepaskan tembakan provokatif ke area lahan pertanian milik warga di dekat Sidah Al-Hanout.
Hingga laporan ini diturunkan, pihak militer Israel belum memberikan keterangan atau konfirmasi resmi terkait tujuan pergerakan pasukan dan operasi mereka di wilayah perbatasan Suriah tersebut.





Komentar (0)