PT Andalan Artha Primanusa Tbk siap menggelar Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten ANDA.
IDXChannel - PT Andalan Artha Primanusa Tbk siap menggelar Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten ANDA. Perusahaan kontraktor jasa pertambangan ini akan melepas 25,1 persen saham kepada publik.
Dalam prospektus dikutip Kamis (5/11/2026), Andalan berencana menerbitkan maksimal 1,67 miliar saham atau setara 25,1 persen saham dari total modal disetor dan ditempatkan kepada publik.
Harga yang ditawarkan berada di kisaran Rp158-Rp189 per saham. Dengan demikian, perusahaan berpotensi meraup dana IPO hingga Rp316,76 miliar di mana angka pastinya tergantung dari harga final IPO.
Selain itu, Andalan juga akan menerbitkan 239,43 juta waran seri I atau setara 4,79 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Setiap tujuh saham baru melekat satu waran yang dapat dieksekusi pada harga pelaksanaan Rp695. Dari waran, perseroan berpotensi meraih dana tambahan hingga Rp166,4 miliar.
PT Andalan Artha Primanusa Tbk didirikan pada tahun 2014. Selama lebih dari 8 tahun beroperasi secara komersial, Andalan menyediakan layanan dan solusi operasional pertambangan.
Saat ini, Andalan menjalankan kegiatan operasional di tujuh lokasi pertambangan (site) yang tersebar di empat provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, dan Maluku Utara.
Periode penawaran awal (book building) berlaku pada hari ini hingga 17 November 2026. Sementara itu, masa penawaran umum (offering) dijadwalkan 24-27 November 2026, sehingga saham dapat dicatatkan di BEI pada 1 Desember 2026.
Perseroan juga menetapkan masa perdagangan waran seri I mulai 1 Desember 2026 dan berakhir masa berlakunya 30 November 2028. Periode pelaksanaan atau penebusan dibuka pada 1 Juni 2027.
Dalam IPO ini, Andalan menunjuk Henan Sekuritas (HP) sebagai penjamin emisi efek.
(Rahmat Fiansyah)






Komentar (0)