Bio Farma Buka Peluang Formulasi Kandidat Vaksin TB M72 di Indonesia

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT Bio Farma (Persero) membuka peluang kerja sama untuk formulasi kandidat vaksin tuberkulosis (TB) M72/AS01E di Indonesia. Direktur Komersial Bio Farma Fitri Puspadewi menyampaikan hal itu dalam rangkaian 40th Stop TB Partnership Board Meeting di Bali, Kamis (5/11/2026).

“Kami ingin Indonesia lebih siap memenuhi kebutuhan vaksin TB generasi baru. Untuk kandidat M72, kami melihat peluang kerja sama dengan mitra untuk formulasi di dalam negeri,” ujar Fitri.

GSK mengembangkan M72/AS01E hingga uji klinik fase 2. Kandidat tersebut kini menjalani uji klinik fase 3 yang disponsori Gates Medical Research Institute (Gates MRI). BPOM telah menyetujui pelaksanaan uji klinik tersebut di Indonesia.

Pada Juli 2026, Gates MRI mengumumkan kesepakatan dengan Serum Institute of India untuk menyiapkan produksi antigen M72. Pengumuman itu juga menyebut rencana melibatkan produsen lokal di Indonesia dan Afrika Selatan dalam bagian tertentu dari rantai pasok. Formulasi di Indonesia memerlukan kesepakatan dengan mitra, sementara produksi komersial bergantung pada hasil uji klinik dan persetujuan regulator.

WHO menempatkan Indonesia di urutan kedua setelah India berdasarkan estimasi jumlah orang yang mengalami TB pada 2024. Bio Farma memproduksi vaksin BCG untuk program imunisasi dasar dan mengembangkan Lipovaxin bersama Lipotek. Kandidat vaksin berbasis liposom tersebut telah mendapat persetujuan BPOM untuk uji klinik fase 1.

Di bidang diagnostik, Bio Farma menjalin kerja sama dengan Becton Dickinson (BD) untuk pasokan dan distribusi perangkat pemeriksaan TB. Fitri juga menyoroti potensi tes molekuler near point of care (NPOC), seperti MiniDock MTB dari Pluslife, untuk digunakan di fasilitas layanan primer.

“Kami ingin masyarakat lebih mudah menjalani pemeriksaan awal TB. Jika perangkat tes molekuler tersedia di puskesmas, pasien bisa diperiksa lebih dekat dengan tempat tinggalnya,” kata Fitri.

WHO merekomendasikan tes dalam kelas ini untuk diagnosis awal pada remaja dan orang dewasa dengan gejala atau hasil skrining positif TB paru.

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jaksa Pastikan Bukti Kasus Dugaan Pemerasan Cukup, Tuntutan Disiapkan Berlapis!
• 11 jam lalu
0
thumb
Amok Bandar Narkoba di Ketapang Ditangkap, Uang Rp 112 Juta Hasil Penjualan Sabu Disita
• 8 jam lalu
0
thumb
KP2MI Gandeng UKI Tingkatkan Kompetensi Calon Pekerja Migran Indonesia
• 8 jam lalu
0
thumb
Kapolsek Mamajang Makassar Terkena Busur di Betis Saat Lerai Tawuran Maut
• 14 jam lalu
0
thumb
Cerita Keluarga Saat Bagus Dwi Pura-pura Ikut Cari Dini dan Lapor Polisi
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.