Deb Haaland terpilih sebagai Gubernur New Mexico ke-33. Mantan Menteri Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) itu menyampaikan kemenangan tersebut melalui unggahan di akun Instagramnya.
Dilansir dari Reuters, Haaland adalah gubernur perempuan dari suku pribumi AS (Native Americans) pertama, yang meraih jabatan gubernur.
“Terima kasih, New Mexico! Ini merupakan kehormatan terbesar dalam hidup saya untuk terpilih menjadi Gubernur Anda yang ke-33,” tulis Haaland dalam unggahan instagramnya, @debhaalandnm, Kamis (5/11).
Dalam pesan kemenangannya, Haaland mengatakan masyarakat New Mexico telah mencetak sejarah dengan memilih masa depan yang mengutamakan kepentingan negara bagian tersebut. Ia juga berjanji memperjuangkan keluarga pekerja agar memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup.
Menurut Haaland, setiap warga New Mexico harus memiliki suara dalam menentukan masa depan wilayah mereka.
Ia mengakui masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Namun, Haaland optimistis masyarakat New Mexico memiliki ketangguhan untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut bersama-sama.
“Apakah Anda memilih saya atau tidak, saya akan tetap menjadi gubernur bagi Anda semua. Karena kampanye ini adalah tentang kita semua dan masa depan yang layak kita dapatkan,” tulisnya.
Haaland juga mengajak masyarakat untuk mempertahankan identitas New Mexico dan membangun masa depan yang lebih cerah bagi keluarga di negara bagian tersebut.
“Mari kita jaga New Mexico tetap menjadi New Mexico. Mari kita bangun masa depan yang lebih cerah bagi keluarga kita. Dan mari mulai bekerja,” ujarnya.
Karier Deb Haaland, dari Mendagri sampai GubernurHaaland adalah perempuan yang berasal dari suku Pueblo Laguna. Ia juga adalah perempuan pribumi AS pertama yang mendapat jabatan sebagai Menteri Dalam Negeri AS pada pemerintahan Presiden Joe Biden.
Ia mencatatkan sejarah sebagai perempuan pertama dari masyarakat adat Amerika yang menduduki posisi menteri dalam sejarah kabinet AS.
Pada 2018, Haaland juga menjadi salah satu perempuan keturunan penduduk asli Amerika pertama yang terpilih sebagai anggota Kongres AS.
Selama menjadi anggota Kongres, ia memperjuangkan sejumlah isu, termasuk penciptaan lapangan kerja di sektor energi bersih, bantuan bagi usaha kecil selama pandemi COVID-19, perluasan akses internet broadband, serta penanganan kasus perempuan masyarakat adat yang hilang dan dibunuh.
Sebelum terjun ke dunia politik, Haaland pernah menjalankan usaha kecil dengan memproduksi dan mengemas salsa. Ia juga bekerja sebagai administrator suku di San Felipe Pueblo dan menjadi anggota dewan direksi Laguna Development Corporation.
Haaland tumbuh dalam keluarga militer dan harus berpindah-pindah tempat tinggal. Ia pernah bersekolah di 13 sekolah negeri sebelum lulus dari Highland High School di Albuquerque, New Mexico.
Pada usia 34 tahun, Haaland meraih gelar sarjana Bahasa Inggris dari University of New Mexico. Ia kemudian melanjutkan pendidikan dan memperoleh gelar Juris Doctor (J.D.) dari fakultas hukum universitas yang sama.
Pengalaman hidupnya juga diwarnai kesulitan ekonomi. Dalam biografi di situs kampanyenya, Haaland mengungkapkan pernah mengalami tunawisma, kesulitan keuangan, dan mengandalkan bantuan pangan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Kini, setelah terpilih sebagai Gubernur New Mexico ke-33, Haaland berjanji memprioritaskan kepentingan masyarakat, memperjuangkan keluarga pekerja, serta membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh warga negara bagian tersebut.






Komentar (0)