Jakarta, tvOnenews.com - Rangkaian duel tinju antara Tyson Fury vs Anthony Joshua dipastikan semakin seru. Pasalnya mantan juara dunia kelas berat WBC, Deontay Wilder, akan berhadapan dengan juara dunia kelas cruiserweight, Jai Opetaia.
Duel tinju antara Tyson Fury (36-2-1, 25 KO) vs Anthony Joshua (30-4, 27 KO) akan segera terwujud. Laga bertajuk 'Battle of Britain' tersebut bakal digelar di Principality Stadium, Cardiff, Wales, Inggris pada 11 Desember 2026 mendatang.
Namun baru-baru ini Ring Magazine mengumumkan bahwa duel tinju dunia antara Deontay Wilder (42-4-1, 43 KO) vs Jai Opetaia (31-0-0, 24 KO) akan menjadi laga pendamping utama (co-feature) dalam acara yang disiarkan secara global melalui Netflix tersebut.
Deontay Wilder datang dengan catatan 45 kemenangan, empat kekalahan, dan satu hasil imbang, termasuk 43 kemenangan KO.
Petinju berusia 41 tahun itu terakhir mengalahkan Derek Chisora melalui keputusan terbelah pada April lalu setelah melewati pertarungan 12 ronde yang ketat.
Di sisi lain, Jai Opetaia memiliki rekor 31 kemenangan tanpa kekalahan dengan 24 KO. Petinju Australia berusia 31 tahun tersebut akan menjalani debut di kelas berat setelah membangun reputasi sebagai salah satu petinju terbaik di divisi cruiserweight.
Jai Opetaia bakal menghadapi tantangan besar, yakni tidak hanya terletak pada kekuatan pukulan Wilder, namun juga perbedaan ukuran fisik. Pasalnya petinju berjuluk The Bronze Bomber itu memiliki tinggi sekitar 201 cm dan jangkauan pukulan 211 cm, sedangkan Opetaia memiliki tinggi sekitar 188 cm dengan jangkauan 193 cm.
Meski demikian, Opetaia punya keunggulan yakni lewat pukulan kombinasi dan kemampuan menyerang dari berbagai sudut. Alhasil duel tinju ini menjadi ujian besar baginya untuk membuktikan bahwa kualitasnya di kelas cruiserweight dapat dibawa ke divisi yang lebih berat.
(nad)





Komentar (0)