Perang Antarkelompok Kembali Pecah di Makassar, Seorang Tewas Kapolsek Kena Busur

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Makassar: Bentrokan antarkelompok warga kembali terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Insiden yang berlangsung di Jalan Kakatua, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang, tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Kapolsek Mamajang AKP Tri Wahyu Husada Andromeda juga terluka setelah terkena anak panah saat berupaya membubarkan bentrokan.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad menjelaskan, bentrokan melibatkan dua kelompok warga yang berasal dari Jalan Kakatua 3 dan Jalan Kakatua 4. Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 23.50 WITA, Rabu, 4 November 2026.

"Benar ada kejadian tawuran di lorong 3 dan 4 di Kakatua, Kecamatan Mamajang. Satu meninggal dunia," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 5 November 2026.
 

Baca Juga :

Polisi Tangkap 4 Pemuda Terlibat Tawuran di Jaktim


Mendapatkan laporan mengenai bentrokan tersebut, personel kepolisian segera mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi. Penanganan di lapangan dipimpin langsung Kapolsek Mamajang AKP Tri Wahyu Husada Andromeda.

Namun, saat berupaya melerai kedua kelompok yang terlibat bentrokan, Tri Wahyu justru terkena anak panah jenis busur pada bagian betis. Akibat kejadian tersebut, Kapolsek Mamajang dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga Kamis, 5 November 2026, ia masih menjalani perawatan intensif.

"Kapolsek Mamajang kena busur di bagian betis, saat ini masih perawatan," ungkapnya.


Ilustrasi Medcom.id
 

Sementara itu, satu korban meninggal dunia dalam insiden tersebut diketahui bernama Irwan Azis. Korban mengalami luka serius setelah anak panah jenis busur menancap di bagian lehernya.

"Korban mengalami luka pada bagian leher akibat anak panah, menyebabkan korban meninggal," jelasnya.

Aparat gabungan kemudian dikerahkan untuk mengendalikan situasi di lokasi bentrokan. Personel yang terlibat dalam pengamanan terdiri atas anggota Brimob Polda Sulawesi Selatan, Samapta Polrestabes Makassar, serta tim Jatanras.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Industri pengolahan sumbang 1,20 persen dari pertumbuhan 5,47 persen
• 10 jam lalu
0
thumb
Pengerahan Pasukan ke Jakarta, TNI AL: Jaga Stabilitas Keamanan hingga Persiapan Latihan Militer
• 22 jam lalu
0
thumb
Utang di Pinjol Tembus Rp106 Triliun, Kredit Macet Pindar Tembus 5,36%
• 4 jam lalu
0
thumb
Indef menilai perlu ada evaluasi mekanisme penyaluran KUR
• 1 jam lalu
0
thumb
Judul RUU Perampasan Aset Diubah, DPR Jelaskan Alasannya
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.