Jakarta: Australia mengerahkan pesawat pemadam kebakaran C-130 Large Air Tanker beserta tim spesialis untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung di Kalimantan Timur.
Pengerahan bantuan tersebut dilakukan setelah asesmen teknis bersama yang dipimpin oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Australia mengirimkan satu pesawat C-130 Large Air Tanker milik NSW Rural Fire Service, satu pesawat pengarah Cessna Citation, serta 20 personel yang terdiri dari para ahli pemadaman kebakaran dari udara.
Pesawat C-130 Large Air Tanker tersebut memiliki kapasitas menyalurkan hingga 15.000 liter air dalam setiap sorti. Kemampuan pengerahannya diperkirakan dapat mencapai lebih dari 100.000 liter air per hari.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, mengatakan pengerahan bantuan tersebut mencerminkan hubungan persahabatan dan kerja sama jangka panjang antara kedua negara, khususnya dalam penanganan bencana.
"Australia dan Indonesia adalah tetangga dekat sekaligus sahabat yang telah lama menjalin hubungan erat. Indonesia mendampingi Australia saat kebakaran hutan yang besar pada 2020, dan kami mengenang dukungan tersebut dengan rasa terima kasih yang mendalam," ujar Brazier dalam siaran pers Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Kamis, 5 November 2026.
Ia menambahkan, sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto, negara-negara bertetangga harus saling membantu ketika menghadapi masa sulit.
Indonesia sebelumnya memberikan dukungan kepada Australia saat kebakaran hutan dahsyat pada 2020 melalui Operation Bushfire Assist. Bantuan tersebut melibatkan personel Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan kerja sama tersebut menunjukkan kemitraan jangka panjang Indonesia dan Australia dalam pengelolaan risiko bencana.
“Australia dan Indonesia merupakan mitra lama dalam hal pengelolaan risiko bencana, sebagaimana ditunjukkan melalui pengerahan ini. Kami berharap dapat terus menjalin kerja sama yang erat di masa mendatang,” ujar Kristomei.





Komentar (0)