Jokowi Cerita Pengalaman KKN Saat Kuliah di UGM

liputan6.com
7 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi menceritakan pengalamannya menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) saat masih menjadi mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kisah tersebut disampaikan ketika dirinya memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (5/11/2026).

Di hadapan majelis hakim, Jokowi menjelaskan proses penempatan mahasiswa KKN yang dilakukan oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UGM. Saat itu, dia ditempatkan di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Advertisement

BACA JUGA: Deretan Hoaks Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Simak Daftarnya

Jokowi mengatakan dirinya menjalani KKN bersama tiga mahasiswa dari fakultas berbeda. Mereka berasal dari Fakultas Hukum, Fakultas Biologi, dan Fakultas Teknik.

"Ya prosesnya biasa Yang Mulia. Jadi kami dikirim bersama-sama dengan seluruh mahasiswa yang akan KKN dikirim oleh Lembaga Pengabdian pada Masyarakat, LPM UGM, ke desa-desa dan saat itu kami ditempatkan sekali lagi di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah bersama tiga orang, dari Fakultas Hukum Ibu Yohana, dari Fakultas Biologi Rince Dwijaya, dan dari Fakultas Teknik Bapak Eko almarhum," kata Jokowi di persidangan.

Selama tiga bulan menjalani KKN, Jokowi bersama rekan-rekannya melakukan sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat desa. Salah satunya membuat tulisan 10 Program Pokok PKK serta memperbarui tulisan di musala dan masjid.

Dia juga menceritakan proses pengerjaan tulisan tersebut, mulai dari pengecatan hingga penggunaan bentuk huruf yang berbeda.

"Kami melakukan KKN selama 3 bulan dan selama 3 bulan itu kami melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kemasyarakatan. Yang kami lakukan saat itu adalah membuat tulisan 10 Program Pokok PKK, memperbaiki tulisan musala, tulisan masjid yang kami perbarui, kami cat ulang, dan kami buat dengan huruf-huruf yang berbeda. Dan saya lulus KKN dengan nilai A, Yang Mulia," ujar Jokowi.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hercules Sebut Dugaan Penyadapan Presiden sebagai Pengkhianatan
• 2 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Kaji Perluasan Cakupan PBI-JK hingga Desil 8, Jangkau 80 Persen Penduduk
• 2 jam lalu
0
thumb
Skandal Listyo Sigit Meledak, Pengakuan Megawati Kembali Viral: Saya Orang Paling Disadap...
• 16 jam lalu
0
thumb
BEI Tunggu Pasar Kondusif Sebelum Buka Lagi Transaksi Short Selling
• 3 jam lalu
0
thumb
Pengerahan Pasukan ke Jakarta, TNI AL: Jaga Stabilitas Keamanan hingga Persiapan Latihan Militer
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.