Anak Orang Utan Ditemukan di Tepi Jalan Kotawaringin Timur

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Kotawaringin Timur: Satu individu anak orang utan ditemukan warga di tepi jalan Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Orang utan tersebut diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit.

“Warga yang menemukan anak orang utan tersebut ingin menyerahkannya kepada petugas BKSDA. Setelah menerima laporan, kami mengatur waktu untuk menuju desa guna melakukan serah terima," kata Komandan BKSDA Resort Sampit Muriansyah, dilansir Antara, Kamis, 5 November 2026.

Pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Bagendang Tengah, Untung, sekitar pukul 10.00 WIB terkait temuan anak orang utan yang diamankan warga, Senin, 2 November 2026. Petugas berangkat sekitar pukul 14.20 WIB karena sebelumnya sedang melakukan observasi lokasi kemunculan orang utan di kebun karet dan rotan milik warga di Dusun Remiling, Desa Ganepo, Kecamatan Seranau.

Baca Juga :

Sembilan Orangutan Korban Karhutla Dilepasliarkan di Hutan Lindung Ketapang

Setelah menempuh perjalanan menggunakan satu unit mobil, Muriansyah bersama dua personel BKSDA Resort Sampit, yakni Riska dan Angga, petugas tiba di Desa Bagendang Tengah sekitar pukul 15.30 WIB.

“Proses serah terima anak orang utan tersebut berlangsung hingga pukul 17.40 WIB dan berjalan lancar. Setelah kami melakukan pemeriksaan secara singkat, anak orang utan itu berjenis kelamin betina dengan usia diperkirakan sekitar empat tahun,” bebernya.


Seekor bayi Orangutan Sumatra (Pongo abelii) lahir di Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho di Cagar Alam (CA) Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Foto: Dok. Istimewa.


Satwa liar yang dilindungi undang-undang itu selanjutnya menjadi tanggung jawab petugas BKSDA untuk mendapat pemeriksaan serta penanganan sesuai prosedur konservasi. Sehari setelah proses serah terima, sekitar pukul 14.00 WIB, tim dokter dari BKSDA Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II bersama OF UK tiba di Sampit untuk melakukan penanganan terhadap anak orang utan tersebut.

Dari pemeriksaan awal, kondisi anak orang utan itu terlihat sehat. Meski begitu, pemeriksaan lebih lengkap tetap akan dilakukan setibanya di kantor Seksi KSDA Wilayah II di Pangkalan Bun.

Sekitar pukul 15.00 WIB, tim bertolak kembali menuju Pangkalan Bun dengan membawa anak orang utan tersebut. Satwa itu akan menjalani pemeriksaan lebih menyeluruh untuk memastikan kondisi kesehatan dan menentukan langkah penanganan berikutnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bukan Sekadar Temu Kangen, Mburo Ate Tedeh Jadi Momen Kedekatan Masyarakat Karo Dengan Rico Waas
• 20 jam lalu
0
thumb
Menko Pangan: 33,2 juta KK terima beras bantuan pangan
• 21 jam lalu
0
thumb
Sertifikat Higiene SPPG Berlaku 5 Tahun, Kemenkes Ingatkan Risiko Keracunan Makanan
• 21 jam lalu
0
thumb
Bakal IPO, Kontraktor Tambang Ini Incar Dana Segar Rp 316,7 M
• 3 jam lalu
0
thumb
Indonesia Perluas Peran di Industri Estetika Dunia melalui Inovasi Bioteknologi, Intip Yuk Beauty!
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.