Ringkasan Berita
- Sekitar 68 warga Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, terdampak angin puting beliung pada Rabu (4/11/2026) sore.
- Satgas Tanggap Bencana yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD, Tagana, dan relawan bergerak melakukan asesmen serta penanganan darurat.
- Petugas gabungan mengevakuasi pohon tumbang dan membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan.
- Pendataan korban dan penghitungan kerugian materiil masih berlangsung, sementara bantuan direncanakan disalurkan secara bertahap.
Kediri (beritajatim.com) – Angin puting beliung menerjang Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Rabu (4/11/2026) sore. Sekitar 68 warga dilaporkan terdampak bencana tersebut. Petugas gabungan langsung bergerak melakukan asesmen dan penanganan darurat di lokasi kejadian.
Satgas Tanggap Bencana Kabupaten Kediri yang melibatkan Polri, TNI, BPBD, Tagana, relawan, serta sejumlah elemen masyarakat diterjunkan untuk membantu warga dan mendata dampak kerusakan.
Kapolres Kediri AKBP M. Wahyudin Latif menjelaskan, penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai kejadian angin puting beliung di wilayah Kecamatan Kepung.
“Kita mendengar informasi adanya bencana angin puting beliung yang menimpa di Desa Kepung, Kecamatan Kepung. Dan kemudian Satgas ini melakukan asesmen dan memang setelah dicek ada sekitar 68 warga yang terdampak,” ungkap AKBP M. Wahyudin Latif.
Sejumlah langkah darurat dilakukan petugas gabungan, di antaranya mengevakuasi pohon tumbang serta membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
Kapolres menyebut proses asesmen hingga kini masih berlangsung. Petugas gabungan terus melakukan pendataan untuk memastikan kemungkinan adanya warga lain yang terdampak sekaligus menghitung total kerugian materiil.
“Kami juga masih bekerja sama dengan seluruh Satgas tanggap bencana yang lainnya, utamanya dari Tagana, BPBD, baik Polres maupun Kodim. Ini masih melakukan asesmen di warga-warga yang lainnya, apakah ada yang terdampak. Terkait kerugian materiil berapa, masih kita hitung,” katanya.
Penanganan dampak bencana selanjutnya akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Kediri dan unsur terkait lainnya.
“Besok mungkin akan dilanjutkan dengan perbantuan dari Pemkab maupun elemen yang lainnya, termasuk mungkin dari Polres kita akan memberikan bantuan nanti akan disalurkan secara bertahap,” imbuhnya.
AKBP M. Wahyudin Latif berharap sinergi seluruh unsur dapat mempercepat penanganan pascabencana sehingga kebutuhan masyarakat terdampak segera terpenuhi.
Kolaborasi Polri, TNI, BPBD, Tagana, relawan, dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam penanganan dampak puting beliung di Desa Kepung. Selain memastikan kondisi warga, pendataan kerusakan juga diperlukan sebagai dasar penyaluran bantuan dan langkah penanganan lanjutan. [nm/ian]





Komentar (0)