Studi kelayakan Proyek Hu’u telah diserahkan ke Kementerian ESDM

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Dompu (ANTARA) - PT Sumbawa Timur Mining (STM) menyatakan Proyek Hu’u di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus menunjukkan kemajuan meskipun kegiatan studi eksplorasi di wilayah kontrak karya perusahaan tersebut dihentikan sementara sejak 27 Juni 2026.

Head of Communications STM Cindy Elza mengatakan perusahaan telah menyelesaikan dan menyampaikan Laporan Studi Kelayakan Proyek Hu’u kepada Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sejak Februari 2026.

"Proses kajian atas laporan tersebut saat ini masih berlangsung," kata Cindy dalam keterangannya, Kamis.

Ia menjelaskan, penyelesaian studi kelayakan tersebut merupakan hasil kemajuan signifikan selama masa eksplorasi, termasuk peningkatan tingkat keyakinan terhadap sumber daya mineral serta upaya mengurangi risiko teknis dalam pengembangan tambang bawah tanah.

Sejumlah tantangan teknis yang menjadi perhatian dalam pengembangan proyek tersebut antara lain kedalaman deposit mineral, keberadaan air tanah dalam, serta kondisi suhu tinggi di bawah permukaan tanah.

Selain itu, studi kelayakan juga mengidentifikasi potensi pemanfaatan sumber daya panas bumi di wilayah kerja STM sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang dapat mendukung pengembangan proyek pada masa mendatang.

Program bantuan air bersih PT STM untuk warga kekeringan di Kabupaten Lombok Utara. (ANTARA FOTO/Ady Ardiansah) Cindy menjelaskan, penghentian sementara kegiatan studi eksplorasi sejak 27 Juni 2026 dilakukan sambil menunggu proses perpanjangan izin eksplorasi dari Kementerian ESDM.

Meski demikian, perusahaan tetap menjalankan sejumlah kegiatan pendukung, seperti pemantauan lingkungan, program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, perawatan aset perusahaan, serta pengurusan berbagai perizinan.

STM, lanjutnya, terus membangun komunikasi dan koordinasi konstruktif dengan pemerintah pusat maupun daerah guna memastikan seluruh proses yang sedang berjalan dapat diselesaikan dengan baik.

Perusahaan berharap kegiatan pengembangan Proyek Hu’u dapat kembali dilaksanakan secara penuh setelah proses perizinan dan tahapan evaluasi pemerintah selesai.

"STM berharap seluruh proses yang sedang berjalan dapat diselesaikan dengan baik sehingga pengembangan Proyek Hu’u dapat kembali dilaksanakan secara penuh dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Proyek Hu’u merupakan salah satu proyek pertambangan mineral yang menjadi perhatian di NTB, terutama terkait potensi sumber daya mineral, investasi, serta kontribusinya terhadap perekonomian daerah.



Baca juga: Sumbawa Timur Mining imbau warga waspadai penipuan terkait Proyek Hu'u

Baca juga: Sumbawa Timur Mining restorasi tanah lewat pembuatan lubang biopori


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jokowi Akhirnya Buka-bukaan soal Riwayat Pendidikan! Dari SD hingga UGM, Ini Pengakuannya di Sidang
• 46 menit lalu
0
thumb
Massa Padati PN Jaktim Saat Jokowi Bersaksi, Polisi Pisahkan Massa Projo dan Pendukung Roy-Tifa
• 1 jam lalu
0
thumb
Kejagung Limpahkan 3 Tersangka Kasus Ekspor Mineral Tanah Jarang Ke Kejari Pangkalpinang
• 16 jam lalu
0
thumb
Momen Kapolda Jateng Temui Pengurus Ponpes yang Digeledah Polisi
• 18 jam lalu
0
thumb
BSN Perluas Ekosistem Pembiayaan Perumahan Syariah di Daerah
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.