Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Banjir di Aceh

jpnn.com
8 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, ACEH - PT Brantas Abipraya (Persero) memperkuat kontribusinya dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak banjir di Aceh melalui penanganan infrastruktur dan penataan kawasan bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Kerja sama ini telah menjangkau 16 desa, terdiri dari 11 desa di Kabupaten Pidie dan 5 desa di Kabupaten Bireuen, sebagai bagian dari langkah nyata mengembalikan fungsi lingkungan dan aktivitas masyarakat pascabencana.

BACA JUGA: Brantas Abipraya Hadirkan Wajah Baru di 5 Sekolah Negeri Jakarta

Brantas Abipraya bersama Kementerian PU melakukan serangkaian pekerjaan pemulihan, mulai dari pembersihan material sisa banjir, pembersihan akses lingkungan, normalisasi saluran dan drainase, hingga pemulihan fasilitas umum.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana menyampaikan keterlibatan perusahaan dalam pemulihan pascabencana merupakan bagian dari komitmen untuk hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya ketika wilayah dan kehidupan warga menghadapi kondisi sulit akibat bencana.

BACA JUGA: Hadirkan Konsep dan Menu Baru, YOSHINOYA Buka Outlet di Kemanggisan

"Pemulihan pascabencana bukan sekadar mengembalikan kondisi infrastruktur seperti semula, tetapi juga bagaimana kita membantu masyarakat bangkit, kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, dan menumbuhkan optimisme untuk menata kehidupan ke depan," ujar Dian.

"Melalui sinergi bersama Kementerian PU, kami berupaya memastikan setiap langkah penanganan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak," imbuhnya.

BACA JUGA: Satgas PRR Dorong Percepatan Penanganan Banjir di Gayo Lues

Pemulihan infrastruktur juga menjadi pintu masuk bagi kebangkitan sosial dan ekonomi masyarakat.

Lingkungan yang kembali bersih, akses yang dapat digunakan, serta saluran drainase yang berfungsi menjadi elemen penting untuk mendukung aktivitas warga dan mempercepat normalisasi kehidupan di kawasan terdampak.

Brantas Abipraya memandang keberhasilan pemulihan pascabencana membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk partisipasi masyarakat setempat.

Semangat gotong royong menjadi kekuatan penting dalam proses membangun kembali kawasan terdampak, sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya kesempatan kerja dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Tak hanya itu, Brantas Abipraya juga hadir berperan aktif dalam pemulihan pasca hujan deras mengguyur Aceh pada Sabtu, 31 Oktober 2026 malam. 

Brantas Abipraya juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh. Bantuan ini melengkapi upaya pemulihan infrastruktur, sekaligus menjadi bentuk solidaritas perusahaan dalam meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.

Ke depan, melalui sinergi dengan Kementerian PU dan berbagai pemangku kepentingan, Brantas Abipraya berharap proses pemulihan wilayah terdampak dapat berlangsung semakin optimal.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
TVS Dorong Penggunaan Helm SNI bagi Penumpang Anak
• 17 jam lalu
0
thumb
FULL! Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Penyadapa Presiden yang Seret Listyo
• 19 jam lalu
0
thumb
Penyadapan Presiden Serta Sejumlah Pejabat dan Tokoh Diduga Bermotif Politik
• 22 jam lalu
0
thumb
MK Mulai Sidangkan Gugatan Terhadap  Koperasi Merah Putih
• 20 jam lalu
0
thumb
OJK Ajak Mahasiswa Jadi Agen Literasi Keuangan dan Penggerak Ekonomi Daerah
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.