Soal Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo, KNPI Dukung Bareskrim Polri Usut Tuntas

tvonenews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Muhammad Ryano Panjaitan, mengecam dugaan tindakan penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.

Ryano mendukung Bareskrim Mabes Polri dan aparat penegak hukum untuk membongkar perkara tersebut secara transparan, menyeluruh, dan tanpa pandang bulu demi menjaga stabilitas nasional serta kewibawaan lembaga kepresidenan.

"Tidak boleh ada ruang bagi siapa pun yang menyalahgunakan kewenangan dan merusak kepercayaan terhadap institusi negara," tegas Ryano dalam keterangannya, Rabu (4/11).

Ryano menilai, jika dugaan penyadapan tersebut terbukti secara sah di pengadilan, tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum berat yang merusak tata kelola pemerintahan dan meruntuhkan sistem keamanan negara.

Ia berharap agar proses penyidikan dilakukan secara maksimal.

"Siapa pun yang terbukti mempermainkan keamanan informasi negara dan melanggar hukum harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Ryano.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) agar penanganan perkara murni berjalan berbasis alat bukti yang valid, bukan sekadar opini liar di ruang publik.

Ryano pun mengimbau seluruh elemen pemuda Indonesia agar tetap bersikap kritis namun bertanggung jawab, serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi spekulatif yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Ia menegaskan bahwa KNPI akan berdiri di barisan terdepan untuk mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar tetap berjalan selaras dengan konstitusi dan koridor hukum.

"Generasi muda harus ikut menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Kita harus memastikan bahwa setiap persoalan diselesaikan melalui jalur hukum dan mekanisme konstitusional," tutup Ryano Panjaitan. (dpi)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Habiburokhman Kecewa soal Kabar Komisi III DPR Jadi Korban Penyadapan Listyo Sigit Cs
• 4 jam lalu
0
thumb
Pemprov DKI Jakarta Hapus Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Tahun Ini
• 11 jam lalu
0
thumb
Hyundai Neira Meluncur 20 November 2026, Harga Rp 300 Jutaan?
• 2 jam lalu
0
thumb
TNI Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Bantah Terkait Kasus Penyadapan Presiden
• 23 jam lalu
0
thumb
Jokowi Jadi Saksi di 2 Sidang Dugaan Ijazah Palsu di PN Jakarta Timur Hari Ini, 5 November
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.