Porprov VIII Kaltim 2026 Diikuti 8.709 Atlet dari 10 Daerah, Kabupaten Paser Jadi Tuan Rumah Utama

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Sebanyak 8.709 atlet dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur dijadwalkan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026 yang akan berlangsung pada 14–27 November 2026 dengan Kabupaten Paser sebagai tuan rumah utama.

Ajang olahraga empat tahunan tersebut akan mempertandingkan 64 cabang olahraga dengan total 1.072 nomor pertandingan yang tersebar di empat kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menyampaikan kesiapan penyelenggaraan Porprov VIII Kaltim setelah menerima audiensi Bupati Paser Fahmi Fadli bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Paser di Samarinda, Rabu (4/11).

Dari 64 cabang olahraga yang dipertandingkan, sebanyak 52 cabang olahraga akan digelar di Kabupaten Paser, sedangkan 12 cabang olahraga lainnya dilaksanakan di Kota Balikpapan, Kota Samarinda, dan Kabupaten Berau.

Rinciannya, Kota Balikpapan menjadi lokasi pertandingan empat cabang olahraga, Kota Samarinda tujuh cabang olahraga, dan Kabupaten Berau satu cabang olahraga.

Seluruh atlet yang dijadwalkan berpartisipasi dalam Porprov VIII Kaltim 2026 telah melalui proses verifikasi dan pengesahan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur.

Kabupaten Paser Kirim Kontingen Terbesar dengan 1.256 Atlet

Kabupaten Paser tercatat sebagai daerah yang mengirimkan kontingen terbesar dalam Porprov VIII Kaltim 2026 dengan jumlah 1.256 atlet.

Sementara itu, Kabupaten Mahakam Ulu yang berada di wilayah pedalaman Kalimantan Timur turut berpartisipasi dengan mengirimkan 247 atlet untuk mengikuti 24 cabang olahraga.

Gubernur Rudy Mas'ud memberikan apresiasi kepada Kabupaten Mahakam Ulu atas komitmennya mengikuti ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Menurut Rudy, Porprov tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga sarana pembinaan, pembibitan, dan penjaringan atlet potensial untuk meningkatkan prestasi olahraga Kalimantan Timur.

Salah satu sasaran pembinaan tersebut adalah mempersiapkan atlet daerah menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang dijadwalkan berlangsung di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Rudy juga menekankan pentingnya Porprov sebagai sarana mempererat hubungan persaudaraan dan kebersamaan masyarakat dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

"Porprov ini bukan hanya panggung prestasi di cabang olahraga, tetapi juga bagaimana persaudaraan seluruh masyarakat Kalimantan Timur di Paser ini semakin terajut dengan baik," kata Rudy.

Pada penyelenggaraan sebelumnya, Porprov VII Kaltim 2022 yang berlangsung di Kabupaten Berau menempatkan Kota Samarinda sebagai juara umum.

Kontingen Samarinda saat itu berhasil mengumpulkan 254 medali emas, 183 medali perak, dan 204 medali perunggu sehingga menempati posisi teratas dalam klasemen perolehan medali.

Gubernur Minta Kesiapan Penginapan, Transportasi, dan Layanan Kesehatan

Selain menyoroti kesiapan atlet, Rudy meminta Pemerintah Kabupaten Paser memastikan seluruh fasilitas pendukung penyelenggaraan Porprov VIII Kaltim 2026 telah dipersiapkan secara optimal.

Fasilitas yang menjadi perhatian meliputi ketersediaan akomodasi atau penginapan, sarana transportasi, serta layanan kesehatan bagi atlet dan ofisial selama kompetisi berlangsung.

Rudy mengingatkan pentingnya mengantisipasi kebutuhan penginapan bagi ribuan peserta dan pendamping dengan mempertimbangkan pengalaman penyelenggaraan kegiatan serupa di Kabupaten Kutai Timur.

Mengingat kapasitas fasilitas perhotelan di Kabupaten Paser masih terbatas, Rudy mendukung rencana pemanfaatan rumah-rumah warga sebagai penginapan atau homestay bagi peserta Porprov.

Pemanfaatan rumah warga tersebut menjadi salah satu alternatif untuk membantu memenuhi kebutuhan akomodasi selama penyelenggaraan ajang olahraga tersebut.

Selain penginapan, Rudy meminta panitia memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan layanan kesehatan agar kebutuhan medis atlet dan ofisial dapat ditangani selama pertandingan berlangsung.

Kesiapan transportasi juga menjadi perhatian untuk mendukung mobilitas peserta menuju lokasi pertandingan yang tersebar di sejumlah daerah.

Rudy Tekankan Wasit Profesional dan Sportivitas Pertandingan

Gubernur Rudy Mas'ud meminta KONI Kalimantan Timur memastikan seluruh pertandingan Porprov VIII Kaltim 2026 dilaksanakan berdasarkan aturan yang jelas dan konsisten.

Ia menekankan pentingnya penggunaan wasit profesional dalam setiap pertandingan guna menjaga objektivitas penilaian dan menghindari persoalan yang berpotensi mengganggu jalannya kompetisi.

Menurut Rudy, kemenangan harus diraih melalui persaingan yang sehat, sedangkan kekalahan harus diterima dengan tetap menjunjung tinggi martabat dan sportivitas.

"Kita mengejar kemenangan, tapi kemenangan yang terhormat. Kalau kita kalah, kalahnya bermartabat. Pastikan jangan sampai protesnya lebih banyak daripada prestasinya," tegas Rudy.

Penerapan aturan pertandingan yang konsisten diharapkan dapat memastikan seluruh cabang olahraga berlangsung tertib dan adil bagi setiap kontingen.

Anggaran Porprov Harus Transparan dan Dapat Dipertanggungjawabkan

Dalam aspek pembiayaan, Rudy meminta seluruh anggaran penyelenggaraan Porprov VIII Kaltim 2026 dikelola secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menegaskan bahwa penggunaan anggaran harus benar-benar diarahkan untuk mendukung kelancaran pertandingan serta memenuhi kebutuhan atlet selama mengikuti kompetisi.

Selain pengelolaan anggaran, setiap kendala yang muncul dalam persiapan maupun pelaksanaan Porprov harus memiliki penanggung jawab yang jelas dan batas waktu penyelesaian yang terukur.

Rudy juga mengingatkan agar seluruh perkembangan dan persoalan di lapangan dilaporkan sesuai kondisi sebenarnya sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat.

"Pastikan setiap rupiah yang dikeluarkan betul-betul mendukung penyelenggaraan dan kebutuhan atlet. Jangan sampai kegiatannya sudah selesai, kita ada masalah lagi di kemudian hari," ujar Rudy.

Dengan melibatkan 8.709 atlet dari 10 kabupaten/kota dan mempertandingkan 64 cabang olahraga, Porprov VIII Kaltim 2026 diharapkan menjadi momentum peningkatan prestasi olahraga daerah sekaligus memperkuat persaudaraan dan sportivitas antarkontingen.

Ajang tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan atlet-atlet potensial Kalimantan Timur untuk menghadapi kompetisi olahraga tingkat nasional, termasuk PON 2028.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
TPS Indiana dan Kentucky Ditutup, Penghitungan Suara Pemilu Sela AS Resmi Dimulai
• 14 jam lalu
0
thumb
Deretan Kasus Penyadapan Pemimpin Negara yang Paling Menggemparkan
• 11 jam lalu
0
thumb
Pandu Sjahrir Lengkapi Penjelasan soal Supra Sekuritas: Kepemilikan Dilepas Sejak Juni
• 11 jam lalu
0
thumb
Ikut Naik Bus Trans Padang, Ditlantas Polda Sumber Sosialisasi ke Penumpang dan Sopir Angkutan Umum
• 21 jam lalu
0
thumb
Sambangi KWI, Kapolri ajak tokoh agama perkuat kerukunan dan kamtibnas
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.