Sekretaris Jenderal DPD RI, Komjen Mohammad Iqbal, menyebut DPD RI Awards 2026 sebagai ajang apresiasi nasional untuk para tokoh yang berjuang dan berinovasi di pelosok negeri. Dia ingin para tokoh daerah itu menjadi inspirasi.
"Pejuang-pejuang di daerah yang kadangkala tidak tersorot oleh media kita angkat menjadi panggung bagi mereka," kata Iqbal dalam sambutan acara Forum Komunikasi Publik Bakohumas Sekretariat Jenderal DPD RI di di Hotel Oakwood, Jakarta, Rabu (4/11/2026).
"Melalui penghargaan ini, kita menegaskan bahwa DPD RI hadir untuk mengapresiasi putra-putri terbaik bangsa yang telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan negara," tambahnya.
Dalam DPD RI Awards 2026, ada 4 kategori yaitu Penggerak Desa Mandiri Pangan, Inovator Teknologi Kesehatan, Pelestari Budaya Daerah, dan Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah.
Iqbal mengatakan DPD RI Awards mempunyai kepentingan bahwa negara ini bukan hanya obor besar di Jakarta, tetapi ada lilin-lilin kecil di daerah. Oleh karena itu, DPD RI menggandeng detikcom untuk menyebarkan informasi tentang kiprah dari para tokoh daerah.
"Forum Bakohumas hari ini memiliki tujuan strategis: Membangun pemahaman bersama mengenai program DPD RI Awards 2026, memperkuat sinergi publikasi antara Setjen DPD RI dengan seluruh kementerian lembaga dan pemerintah daerah, serta mendorong penyebarluasan informasi mengenai inovasi dan best practices atau praktik baik yang berkembang di seluruh pelosok negeri," ucapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kemenkomdigi Dra. Molly Prabawaty MAP., dan Kepala Biro Protokol, Humas, dan Media (PHM) Setjen DPD RI, Mahyu Darma SH. MH.
Setelah sambutan Komjen Iqbal, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow dan diskusi dengan narasumber Dewan Pakar DPD RI Awards 2026 Dr. Agustin Teras Narang, S.H., Kepala Biro Organisasi Keanggotaan dan Kepegawaian Setjen DPD RI Dr. Fitriani, AP., M.Si., dan Aqsa Aufa Syauqi sebagai Pemenang DPD RI Awards 2025 Bidang Pembangunan Sosial dan Kesehatan.
(fas/knv)






Komentar (0)