Gandeng POWR, Coca-Cola Indonesia Resmikan PLTS Atap di Pabrik Bekasi 2

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

CCEP Indonesia menggandeng PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) untuk mengoperasikan PLTS atap di fasilitas pabrik Bekasi 2 Plant, Jawa Barat. 

CCEP Indonesia menggandeng PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) untuk mengoperasikan PLTS atap di fasilitas pabrik Bekasi 2 Plant. (Foto: iNews Media/Rohman Wibowo)

IDXChannel - PT Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia menggandeng PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) untuk mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berkapasitas 1,4 megawatt peak (MWp) di fasilitas pabrik Bekasi 2 Plant, Jawa Barat. 

Inisiatif energi hijau ini diproyeksikan mampu memproduksi energi listrik terbarukan sekitar 1,76 gigawatt hour (GWh) per tahun, atau setara dengan pemangkasan emisi gas rumah kaca sebesar 1.180 ton karbon dioksida (CO2) setiap tahun guna mendukung operasional manufaktur yang ramah lingkungan.

Baca Juga:
Cikarang Listrindo (POWR) Bagi Dividen Rp787 Miliar, Kapan Cairnya?

CCEP Indonesia memperkuat agenda dekarbonisasi operasional manufaktur melalui pemanfaatan energi bersih secara berkesinambungan. Langkah konkret ini diwujudkan lewat penambahan instalasi panel surya atap keempat di jaringan fasilitas produksinya untuk menekan jejak karbon industri, yang diresmikan pada Rabu (4/11/2026).

Customer Service & Supply Chain Director CCEP Indonesia, Linda Christina Daryanto mengatakan, pemasangan solar panel pada salah satu pabrik perusahaan merupakan bentuk langkah konkret CCEP Indonesia untuk mengurangi emisi karbon dari proses produksi.

Baca Juga:
AI Boom Pacu Data Center, POWR Bidik Lonjakan Permintaan Listrik

"Sebelumnya kita sudah melakukan pemasangan solar panel di pabrik lain Bekasi 1, kemudian di Pasuruan, juga pabrik di Semarang, jadi hari ini kita melanjutkan yang keempat di Bekasi 2 Plant," ujarnya di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026).

Fasilitas Bekasi 2 Plant memegang peranan krusial sebagai salah satu dari lima sentra produksi strategis CCEP Indonesia yang menjamin ketersediaan pasokan produk berkualitas tinggi bagi konsumen nasional. Korporasi menegaskan bahwa efisiensi energi dan reduksi emisi kini menjadi standar mutlak dalam menentukan masa depan tata kelola industri modern.

"Dalam keseharian kami melakukan proses operasi manufaktur, kami melihat masa depan industri tidak hanya ditentukan oleh apa yang kita produksi, tapi juga oleh bagaimana cara kita memproduksinya," kata Linda.

Pemasangan panel surya atap ini dirancang melalui pembagian peran strategis, di mana CCEP Indonesia menyiapkan lahan serta fasilitas instalasi, sementara Cikarang Listrindo menghadirkan infrastruktur teknologi kelistrikannya. Pemanfaatan PLTS Atap ini ditargetkan mampu memasok sebagian kebutuhan energi primer fasilitas pabrik secara mandiri sekaligus membuka ruang transformasi hijau yang lebih luas.

"Kapasitas 1,45 MWp ini itu setara kurang lebih sekitar 14 sampai 15 persen dari total konsumsi listrik pabrik Bekasi plant 2 ini, dengan pengurangan emisi kisarannya antara 1.000 sampai 1.500 ton CO2 ekuivalen per tahunnya. Peresmian hari ini bukanlah garis akhir dari CCEP Indonesia, ini justru merupakan awal percakapan yang lebih besar untuk mendorong transisi energi dan mendukung masa depan sektor manufaktur Indonesia yang lebih berkelanjutan," tutur Linda.

Langkah transisi energi di tingkat domestik ini selaras dengan peta jalan keberlanjutan global entitas induk, Coca-Cola Europacific Partners plc, melalui rencana aksi This is Forward. Merujuk laporan resmi keberlanjutan CCEP global, grup korporasi multinasional yang tercatat di bursa London dan New York ini berkomitmen mencapai Net Zero Greenhouse Gas (GHG) Emissions pada 2040 di seluruh rantai pasok.

Sebagai mitra penyedia tenaga listrik di kawasan industri, PT Cikarang Listrindo Tbk menyambut positif kemitraan strategis ini dalam memperluas penetrasi bauran energi ramah lingkungan bagi para pelanggan korporasinya.

"Merupakan suatu kebahagiaan dan juga kebanggaan bagi kami, PT Cikarang Listrindo Tbk, untuk menjadi bagian dari langkah penting CCEP Indonesia dalam memulai pemanfaatan energi terbarukan di kegiatan operasional di Bekasi 2 Plant ini," kata Chief Financial Officer (CFO) PT Cikarang Listrindo Tbk, Christanto Pranata dalam kesempatan yang sama.

Christanto menggarisbawahi integrasi prinsip keberlanjutan kini telah bergeser menjadi kebutuhan vital organisasi bisnis dunia sekaligus menjadi wujud dukungan swasta terhadap target Net Zero Emission (NZE) Indonesia tahun 2060. Pengoperasian pembangkit surya atap di pabrik minuman kemasan ini memberikan dampak ekologis yang signifikan bagi kelestarian alam dan kualitas udara di wilayah kawasan industri Jawa Barat.

"Hari ini kita bersama-sama meresmikan PLTS Atap dengan kapasitas sebesar 1,4 MWp yang diperkirakan mampu menghasilkan energi listrik terbarukan sekitar 1,76 GWh setiap tahunnya, setara dengan pengurangan emisi gas rumah kaca sekitar 1.180 ton CO2 setiap tahunnya, dan setara dengan karbon yang diserap oleh hampir 20.000 pohon selama 10 tahun," ujar Christanto.

Melalui keberhasilan proyek ini, Cikarang Listrindo berkomitmen untuk terus berinovasi mendampingi para pelaku manufaktur dalam mengadopsi bauran energi bersih secara berkelanjutan.

"Kami sangat mendukung langkah CCEP Indonesia yang terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan, dan kami berharap kehadiran PLTS Atap ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi kegiatan operasional perusahaan maupun bagi kontribusi pengurangan dampak terhadap lingkungan," katanya.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Transjakarta Care bagi Difabel Masih Perlu Dibenahi
• 14 jam lalu
0
thumb
Usai Diperiksa KPK, Nusron Wahid Jelaskan soal Perjalanan Dinas Sebagai Menteri ATR/BPN
• 2 jam lalu
0
thumb
Igor Tolic Sebut Laga Tandang Persib Lawan Melbourne Victory Sangat Menantang
• 22 jam lalu
0
thumb
Sopir Truk yang Tabrak Polisi di Batang hingga Tewas Jadi Tersangka
• 5 jam lalu
0
thumb
Awas! Kenali 6 Tanda Awal Sebelum Terjadinya Tanah Longsor, Mulai dari Retakan hingga Bangunan Miring
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.