Profil dan Kekayaan Ariyo Windutomo, Jenderal Bintang Tiga yang Kini Jadi Plt KSP

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ariyo Windutomo resmi dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi posisi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Penunjukan tersebut dilakukan setelah Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo diberhentikan dari jabatan Kepala KSP menyusul statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap sejumlah pejabat, termasuk Presiden Prabowo.

Di balik penugasan barunya di lingkungan Istana, Ariyo Windutomo memiliki perjalanan karier panjang di lingkungan militer dan pemerintahan. Perwira tinggi TNI Angkatan Darat (AD) tersebut pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di Kementerian Pertahanan (Kemhan) sebelum dipercaya menjadi Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres).

Baca Juga :
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt KSP Gantikan Listyo Sigit, Ini Rekam Jejak Militernya
Prabowo Sudah Tahu Dirinya Disadap Listyo Sigit Cs Berkat Laporan dari Kapolri Suyudi

Selain rekam jejak jabatannya, harta kekayaan Ariyo juga menjadi perhatian. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tercantum atas namanya, total kekayaan Ariyo mencapai Rp9.295.820.000 atau sekitar Rp9,29 miliar setelah dikurangi utang.

Penunjukan Ariyo sebagai Plt KSP diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 4 November 2026.

"Oleh karena itu kami sampaikan pagi ini Presiden telah menandatangani Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dalam kapasitas beliau sebagai Kepala KSP dan selanjutnya Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk sementara, beliau tunjuk Letjen Ariyo Windutomo," kata Prasetyo.

Saat menerima penugasan tersebut, Ariyo masih menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara.

Profil dan Perjalanan Karier Ariyo Windutomo

Ariyo Windutomo merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1996. Ia satu angkatan dengan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi.

Dalam perjalanan kariernya, Ariyo dikenal memiliki pengalaman di bidang administrasi dan birokrasi pemerintahan. Sebelum bertugas di lingkungan Istana, ia cukup lama mengemban sejumlah posisi di Kementerian Pertahanan.

Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain Analis Madya Biro Kepegawaian dan Kepala Bagian Kepegawaian Kemhan. Kariernya di kementerian tersebut kemudian berlanjut ketika dipercaya menjadi Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemhan pada 2022.

Ketika menjabat posisi tersebut, Ariyo memperoleh kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal TNI atau jenderal bintang satu.

Baca Juga :
Prabowo Minta Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Listyo Sigit Secara Transparan
Prabowo Prihatin soal Kasus Penyadapan Listyo Sigit Cs
Listyo Sigit Terseret Kasus Penyadapan, Komisi I DPR RI Minta Prabowo Cabut Bintang Mahaputera

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gus Ipul: SDM Sekolah Rakyat Harus Bekerja dengan Disiplin dan Kode Etik
• 2 jam lalu
0
thumb
Indeks Dolar AS Melemah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.112/USD
• 10 jam lalu
0
thumb
Banjir Rendam 23 Desa di Subulussalam
• 21 jam lalu
0
thumb
BPOM dan WHO Perketat Pengawasan Obat Tradisional, Potensi Ekonomi Indonesia Capai 20 Miliar Dolar AS
• 21 jam lalu
0
thumb
Kemenhut Bongkar Dugaan Pencucian Kayu Merbau Asal Papua, 7 dari 23 Kontainer di Surabaya Gunakan Dokumen Palsu
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.