Alwi Perkasa, Mutiara Balas Dendam, 3 Wakil Indonesia Tembus 16 Besar Korea Open

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Alwi Farhan tampil perkasa, Mutiara Ayu sukses menuntaskan misi balas dendam, sementara Ni Kadek Dhinda Amartya Pertiwi juga memastikan tempat di babak 16 besar Korea Open 2026, Rabu (4/11/2026).

Ketiga tunggal putra dan putri Indonesia tersebut melewati rintangan babak 32 besar dengan hasil berbeda.

Akan tetapi, mereka sama-sama memastikan langkah ke fase berikutnya dalam turnamen BWF World Tour Super 500 yang berlangsung di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan.

Alwi menjadi salah satu wakil Indonesia yang mencatat kemenangan meyakinkan setelah menghentikan perlawanan tunggal putra Jepang, Kenta Nishimoto, melalui pertarungan dua gim dengan skor 21-14 dan 21-11.

Pemain muda andalan Indonesia itu hanya membutuhkan waktu 42 menit untuk mengunci kemenangan sekaligus memastikan tiket ke babak 16 besar.

Hasil positif juga diraih Mutiara Ayu yang berhasil membayar dua kekalahan sebelumnya dari wakil tuan rumah, Kim Joo Eun, dengan penampilan solid sepanjang pertandingan.

Meski tidak terlalu diunggulkan, Mutiara justru mampu mengendalikan permainan dan menutup pertandingan dalam dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-19.

Kemenangan tersebut menjadi hasil penting bagi Mutiara sekaligus membuktikan kemampuannya bangkit menghadapi lawan yang sebelumnya dua kali mengalahkannya.

Berbeda dengan Alwi dan Mutiara, Ni Kadek harus melewati pertandingan lebih panjang sebelum memastikan kelolosan ke babak 16 besar.

Menghadapi wakil Taiwan, Chiu Pin Chian, Ni Kadek sempat kehilangan gim pembuka setelah tertinggal dengan skor 17-21.

Namun, tunggal putri Indonesia itu mampu mengubah jalannya pertandingan dengan merebut dua gim berikutnya, masing-masing 21-13 dan 21-16.

Kemenangan dalam tiga gim tersebut memastikan Ni Kadek menyusul Alwi dan Mutiara ke babak 16 besar Korea Open 2026.

Tiga Wakil Indonesia Tersingkir

Di tengah keberhasilan tiga pemain tersebut, Indonesia juga harus menerima kenyataan kehilangan sejumlah wakil pada babak 32 besar.

Prahdika Bagas Shujiwo, Richie Duta Richardo, serta pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Rinjani Kwinnara belum mampu melewati pertandingan pertama mereka.

Jafar/Rinjani harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Maya Taguchi, setelah kalah dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 12-21.

Sementara itu, Prahdika Bagas Shujiwo harus menghentikan perjuangannya setelah disingkirkan wakil Taiwan, Wang Po Wei.

PBSI Fokus Beri Pengalaman kepada Pemain Muda

Kontingen Indonesia memang tidak menurunkan kekuatan penuh dalam ajang Korea Open 2026 yang masuk kategori Super 500 tersebut.

PBSI memilih mengirim sejumlah pemain muda untuk mendapatkan pengalaman dan menguji kemampuan menghadapi persaingan internasional di level turnamen yang lebih tinggi.

Keputusan itu juga terlihat dari absennya wakil Indonesia pada sektor ganda putra yang kali ini tidak mengirimkan satu pun pasangan ke Korea Selatan.

Meski komposisi pemain lebih banyak diisi atlet muda, Indonesia tetap memiliki ambisi untuk membawa pulang gelar juara dari turnamen tersebut.

Sektor tunggal putra menjadi salah satu tumpuan Indonesia untuk bersaing memperebutkan gelar melalui kehadiran Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, dan Anthony Sinisuka Ginting.

Dua nama terakhir, yakni Zaki Ubaidillah dan Anthony Sinisuka Ginting, belum menjalani pertandingan babak 32 besar sehingga peluang mereka untuk mengikuti jejak Alwi masih terbuka. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jadwal KRL Rute Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Rabu 4 November 2026
• 10 jam lalu
0
thumb
Fakta-fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
• 19 menit lalu
0
thumb
Misteri Dokter Tim Persib Absen 3 Pertandingan, Wira Prasetya Akhirnya Angkat Bicara
• 19 jam lalu
0
thumb
Drama Listyo Sigit, Dilaporkan Sadap Prabowo Setelah Dapat Bintang Mahaputera
• 4 jam lalu
0
thumb
Mensesneg: Penyadapan ke Presiden Mengarah ke Makar
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.