Transaksi Qlola BRI Tembus Rp12.046 Triliun

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Digital perbankan korporasi BRI melalui Qlola by BRI terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga September 2026, jumlah penggunanya menembus 104 ribu user dengan volume transaksi mencapai Rp12.046 triliun.

Frekuensi, jumlah transaksi juga tumbuh 24,7 persen secara tahunan. Kinerja positif tersebut turut berkontribusi terhadap penghimpunan dana murah atau current account saving account (CASA) BRI yang meningkat 19,7 persen YoY.

Direktur Corporate Banking BRI, Riko Tasmaya mengatakan, pertumbuhan Qlola by BRI mencerminkan meningkatnya kebutuhan korporasi terhadap platform digital. Hal ini mampu mengintegrasikan berbagai aktivitas keuangan dan operasional bisnis dalam satu ekosistem.

Menurutnya, pemanfaatan platform tersebut semakin meluas di berbagai sektor industri. Mulai dari agribisnis, pertambangan, fast-moving consumer goods (FMCG), telekomunikasi, hingga ekonomi digital seperti e-commerce dan fintech.

“Seiring meningkatnya kompleksitas pengelolaan bisnis, perusahaan membutuhkan platform yang tidak hanya mendukung transaksi perbankan, tetapi juga mampu memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap kondisi keuangan dan operasional perusahaan. Qlola by BRI kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui layanan yang terintegrasi, aman, dan mudah diakses,” ujar Riko, Selasa, 3 November 2026.

Melalui Qlola by BRI, perseroan menghadirkan kapabilitas digital yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik industri dan ekosistem nasabah. Dengan demikian, layanan perbankan dapat terintegrasi langsung dalam aktivitas bisnis perusahaan.

Salah satu implementasinya melalui Port Dashboard, solusi digitalisasi aktivitas keuangan dalam ekosistem kepelabuhanan. Layanan ini menghubungkan kebutuhan transaksi antara pengguna jasa pelabuhan dan pengelola pelabuhan.

BRI juga menghadirkan DHE Dashboard untuk mendukung ekosistem eksportir melalui peningkatan visibilitas dan pengelolaan transaksi devisa hasil ekspor.

“Pengembangan berbagai solusi tersebut memperkuat posisi Qlola by BRI sebagai platform konektivitas ekosistem bisnis. Tidak hanya menyediakan layanan perbankan terintegrasi, platform ini juga dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan konektivitas bisnis nasabah di pasar domestik maupun global,” akunya.

BRI turut memperkenalkan Qlola Mobile sebagai bagian dari pengembangan New Experience Qlola by BRI. Layanan ini memberikan fleksibilitas bagi nasabah untuk mengakses informasi finansial, melakukan persetujuan transaksi, serta memantau aktivitas bisnis perusahaan secara real-time melalui perangkat mobile.

Nasabah dapat melihat informasi rekening dan posisi saldo dalam berbagai mata uang, sekaligus memantau seluruh rekening yang terhubung dalam satu akun. Nasabah yang memiliki kewenangan juga dapat memberikan persetujuan transaksi dari berbagai akun kelolaan perusahaan kapan saja dan dari mana saja.

Riko menegaskan, pengembangan Qlola by BRI akan terus dilakukan untuk menjawab perkembangan kebutuhan nasabah bisnis dan dinamika industri.

“Ke depan, kami akan terus memperluas kapabilitas dan integrasi layanan Qlola by BRI agar dapat menjadi solusi menyeluruh atau end-to-end bagi kebutuhan pengelolaan keuangan korporasi. Melalui semangat One Platform. Connecting Business. Accelerating Growth, kami ingin Qlola by BRI terus memberikan nilai tambah dan mendukung pertumbuhan bisnis nasabah secara berkelanjutan,” ulasnya.

Selain itu BRI memfasilitasi penyaluran bonus bagi atlet dan pelatih Indonesia peraih medali Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5. Sebanyak 219 rekening penerima telah difasilitasi dengan estimasi total bonus mencapai Rp158 miliar.

Penyerahan bonus tersebut dilakukan di hadapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta Direktur Utama BRI Hery Gunardi.

Bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), BRI menyalurkan bonus melalui rekening penerima. Berdasarkan data per 28 Oktober 2026, jumlah tersebut terdiri dari 117 rekening penerima bonus Asian Games 2026 dengan estimasi Rp61 miliar dan 102 rekening penerima bonus Asian Para Games 2026 sekitar Rp97 miliar.

Untuk Asian Games, penerima bonus terdiri dari 87 atlet dan 30 pelatih. Sementara pada Asian Para Games, terdapat 65 atlet dan 37 pelatih.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap perjuangan dan kesejahteraan atlet Indonesia. Menurutnya, pemberian bonus merupakan bentuk penghormatan negara atas kerja keras atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

“Bapak Presiden Prabowo telah menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam menghargai perjuangan atlet Indonesia. Bonus ini bukan sekadar penghargaan atas kemenangan, tetapi merupakan bentuk penghormatan negara kepada para pahlawan olahraga yang telah mencurahkan waktu, tenaga, keringat, bahkan pengorbanan untuk mengibarkan Merah Putih di panggung dunia. Kami ingin apresiasi ini dapat diterima dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi para atlet serta keluarganya,” ujar Erick Thohir.

Selain memfasilitasi penyaluran bonus, BRI juga memberikan pembekalan literasi keuangan kepada para atlet. Langkah ini dinilai penting agar apresiasi finansial yang diterima dapat dikelola secara bijak dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Kami mengapresiasi BRI yang tidak hanya membantu memastikan bonus tersalurkan dengan baik, tetapi juga memberikan edukasi literasi keuangan kepada para atlet. Bonus ini merupakan hasil dari perjuangan besar, sehingga harus dikelola secara bijak, mulai dari menabung, berinvestasi secara aman, hingga mempersiapkan masa depan atlet dan keluarganya,” tegas Erick.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, dukungan terhadap penyaluran bonus atlet merupakan bagian dari komitmen perseroan sebagai mitra strategis pemerintah. BRI berupaya memastikan program apresiasi tersebut berjalan melalui layanan perbankan yang andal.

“BRI bangga dapat menjadi bagian dari apresiasi negara kepada para atlet dan pelatih berprestasi. Bagi kami, dukungan terhadap penyaluran bonus tidak hanya bertujuan memastikan dana diterima, tetapi kami juga memberikan edukasi keuangan, dengan harapan bonus yang diterima dapat dikelola menjadi bagian dari perencanaan masa depan atlet dan keluarganya,” ujar Hery.

Dukungan BRI terhadap apresiasi atlet berprestasi juga berlanjut dari penyaluran bonus sebelumnya. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, BRI telah menyalurkan sekitar Rp638 miliar kepada 1.312 rekening penerima bonus SEA Games dan ASEAN Para Games.

Dengan tambahan 219 rekening penerima untuk bonus Asian Games dan Asian Para Games yang diperkirakan mencapai Rp158 miliar. BRI terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional. Hery menegaskan, komitmen BRI terhadap dunia olahraga tidak hanya sebatas penyaluran apresiasi finansial, tetapi juga mendukung kesejahteraan atlet dalam jangka panjang.

“Prestasi atlet adalah kebanggaan bangsa, tetapi kesejahteraan mereka adalah tanggung jawab yang harus kita jaga bersama. BRI ingin hadir bukan hanya saat para atlet berdiri di podium kemenangan, tetapi juga dalam perjalanan mereka membangun masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (edo)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan
• 17 jam lalu
0
thumb
Al Shorta tekuk  Al Hussein, Al Seeb taklukkan East Bengal
• 12 jam lalu
0
thumb
Smelter Membeludak tapi Produknya Masih Setengah Jadi, ESDM Siapkan Kajian Ini
• 19 jam lalu
0
thumb
Eks Calon Bupati Deli Serdang Ditangkap Terkait Uang Palsu Rp950 Juta Biayai Demo | BERITA UTAMA
• 18 jam lalu
0
thumb
Gus Ipul Tekankan Pentingnya Penguatan Data Tunggal agar Warga Rentan Tak Harus Viral Dulu
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.