Pemilu Sela AS 2026: Demokrat Raih Kemenangan Awal, Trump Tertekan

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Partai Demokrat mencatat sejumlah kemenangan awal dalam pemilu sela Amerika Serikat (AS) yang digelar Selasa (3/11). Demokrat berhasil merebut kursi Senat dan DPR dari Partai Republik serta mempertahankan sejumlah kursi penting.

Pemilu sela atau midterm elections adalah pemilu yang berlangsung di tengah masa jabatan presiden AS yang berlangsung empat tahun. Pemilu ini penting karena menentukan siapa yang menguasai Kongres (DPR dan Senat), sehingga bisa mempengaruhi kebijakan presiden. Pemilu sela juga memilih gubernur negara bagian.

Kemenangan awal Demokrat pada pemilu sela 2026 menjadi ujian politik bagi Presiden Donald Trump yang menghadapi ketidakpuasan masyarakat terkait biaya hidup, kebijakan tarif, dan perang AS dengan Iran.

"Partai Republik menghadapi malam pemilu yang sulit," lapor AFP, Rabu (4/11).

Demokrat Rebut Sejumlah Kursi

AFP melaporkan Partai Demokrat telah mencatat sejumlah kemenangan dalam pemilu sela AS, sementara penghitungan suara masih berlangsung di sejumlah negara bagian lainnya.

Di Negara Bagian North Carolina, Demokrat berhasil merebut satu kursi DPR yang sebelumnya dikuasai Republik. Mantan Gubernur Roy Cooper juga mengalahkan Michael Whatley dalam pemilihan Senat.

Sementara di Negara Bagian Georgia, Senator Demokrat Jon Ossoff berhasil mempertahankan kursinya. Mantan Wali Kota Atlanta Keisha Lance Bottoms juga diproyeksikan memenangi pemilihan gubernur. Jika terkonfirmasi, ia akan menjadi perempuan kulit hitam pertama yang menjabat gubernur di AS.

Namun, Partai Republik juga meraih kemenangan. Di Florida, Byron Donalds yang didukung Trump memenangi pemilihan gubernur dan menjadi gubernur kulit hitam pertama di negara bagian tersebut.

Peluang Demokrat Kuasai Kongres

Sebelum pemilu, Partai Republik menguasai 53 dari 100 kursi Senat. Demokrat membutuhkan tambahan bersih empat kursi untuk mengambil alih kendali majelis tersebut.

Di DPR, Demokrat hanya membutuhkan tambahan tiga kursi dari total 435 kursi yang diperebutkan.

Jika berhasil menguasai Kongres, Demokrat dapat menghambat agenda pemerintahan Trump dan memperketat pengawasan terhadap kebijakannya, termasuk perang Iran, deportasi imigran, dan dugaan korupsi.

Biaya Hidup Jadi Isu Utama

Menurut AFP, meningkatnya biaya hidup menjadi salah satu persoalan utama pemilih. Harga sewa rumah, bahan makanan, listrik, dan pajak properti menjadi keluhan masyarakat.

Trump membela kinerja pemerintahannya dalam wawancara dengan Fox News. Ia menyoroti kebijakan tarif, pengetatan imigrasi, dan operasi militer AS terhadap Iran.

Sementara itu, belum diketahui bagaimana Trump akan merespons jika Partai Republik kehilangan kendali atas Kongres. Dalam sebuah siniar yang dirilis Senin (2/11), Trump mengatakan akan memveto kebijakan Demokrat jika mereka menguasai Kongres meski membuka kemungkinan untuk bernegosiasi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mahfud MD Duga Tindakan Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo Berkaitan dengan Makar dan Bisa Dihukum Mati
• 5 jam lalu
0
thumb
Apakah Gibran Ikut Disadap Listyo Cs?  Menko Yusril: Yang Baru Saya Dengar Presiden!
• 6 jam lalu
0
thumb
Momen Pulihnya Manchester United, Kalahkan Roma 3-2
• 7 jam lalu
0
thumb
Polda Lampung ungkap pelaku peredaran uang palsu 
• 1 jam lalu
0
thumb
Detik-detik Polisi Sita 1,5 Kg Sabu dan 266 Ekstasi di Mataram
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.