Mahasiswa UGM Bedah Inovasi Modular WEGE dan Proyek Hijau PAM JAYA

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menerima kunjungan studi lapangan dari Program Magister Program Studi Teknik Sipil, Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kamis (29/10).

Kunjungan yang diikuti oleh puluhan sivitas akademika ini bertujuan untuk membedah langsung inovasi masa depan konstruksi di Pabrik Modular WEGE serta Proyek Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang Bangun Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA garapan WEGE-JKS KSO.

Agenda diawali dengan peninjauan Pabrik Modular WEGE yang diikuti oleh 82 peserta. Mahasiswa diajak melihat langsung kehebatan metode Prefabricated Prefinished Volumetric Construction (PPVC).

Sebagai terobosan revolusioner di industri, sistem Modular WEGE menawarkan solusi konstruksi yang sangat efisien dan mampu mempercepat waktu pembangunan hingga 70% dibandingkan metode konvensional.

Baca juga: WIKA Catatkan Penjualan Rp 15,8 Triliun di Kuartal III 2026, Naik 11,9%

Tak hanya itu, inovasi ini sangat ramah lingkungan karena terbukti mampu menekan emisi karbon hingga 41-45%, meminimalisir limbah material secara drastis, serta telah teruji ketangguhannya terhadap gempa melalui pengujian siklik 3D pertama di Indonesia. Teknologi modular WEGE terbukti menjadi jawaban mutakhir untuk kebutuhan bangunan yang cepat, berkualitas standar mutu pabrik, dan sangat berkelanjutan.

Rombongan melanjutkan studi ke Proyek Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang Bangun Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA di Jakarta Pusat. Pada proyek gedung setinggi 11 lantai dan 1 lantai basement ini, mahasiswa mempelajari manajemen proyek terintegrasi yang didukung implementasi Building Information Modeling (BIM) secara komprehensif.

Selain itu, mahasiswa juga melihat langsung percontohan proyek ramah lingkungan, di mana Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA ini telah berhasil meraih predikat tingkat UTAMA untuk Bangunan Gedung Hijau (BGH) pada tahap perencanaan teknis.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama WEGE Mahendra Vijaya menyampaikan antusiasmenya atas kunjungan edukatif ini.

"Kegiatan sharing knowledge ini merupakan komitmen nyata WEGE untuk terus bersinergi dengan institusi pendidikan tinggi. Kami bangga dapat membagikan keunggulan teknologi Modular WEGE yang jauh lebih cepat, inovatif, dan eco-friendly, serta keahlian kami dalam mengeksekusi proyek berskala besar yang mengedepankan efisiensi. Kami berharap transfer ilmu ini dapat menginspirasi para calon engineer UGM untuk menjadi pionir yang memajukan industri konstruksi nasional yang berkelanjutan," ujar Mahendra dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Program Studi Magister Teknik Sipil UGM, Angga Fajar Setiawan, S.T., M.Eng., Ph.D., turut memberikan apresiasinya.

"Kami sangat berterima kasih atas keterbukaan dan sambutan luar biasa dari WEGE. Pengalaman membedah langsung kecanggihan manufaktur di Pabrik Modular dan eksekusi proyek berstandar Bangunan Gedung Hijau di PAM JAYA memberikan wawasan praktis yang sangat berharga bagi mahasiswa kami. Ini menjadi jembatan yang sempurna untuk melihat langsung masa depan konstruksi yang sesungguhnya di lapangan," pungkas Angga.




(akd/akd)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Usut Dugaan Korupsi, Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman
• 12 jam lalu
0
thumb
Prabowo Prihatin Nomor Teleponnya Disadap Listyo Sigit
• 1 jam lalu
0
thumb
Pelatih Cerita Perkembangan Bulu Tangkis di Polandia: Tak Seperti Indonesia
• 4 jam lalu
0
thumb
Profil dan Rekam Jejak Letjen Ariyo Windutomo, Jenderal TNI yang Ditunjuk Prabowo Gantikan Listyo Sigit di KSP
• 1 jam lalu
0
thumb
Foto: Menko Yusril Sampaikan Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.