Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mengatakan bahwa dirinya masih belum tenang terlepas kemenangan atas AS Roma. Namun setidaknya kemenangan ini memberikan sedikit ruang untuknya.
Carrick berada dalam tekanan untuk dipecat sebelum laga kontra Roma yang digelar di Old Trafford pada Rabu (4/11/2026) dini hari WIB. Sebab, MU tidak pernah menang dalam sembilan laga beruntun di semua ajang dan telah menderita kekalahan pada tiga partai terakhirnya.
Itu tampaknya akan berlanjut di matchday keempat Liga Champions 2026-2027. Sebab, Roma sudah berhasil unggul 2-0 berkat gol-gol Matias Soule dan Donyell Malen pada babak pertama.
Namun, United mengejar melalui Bruno Fernandes pada babak kedua. Di menit-menit akhir, Matheus Cunha mencetak dwigol untuk membalikkan skor menjadi 3-2.
Kemenangan ini mengakhiri rangkaian minor MU sekaligus memberikan kelegaan bagi Carrick. Setidaknya, desakan untuk dipecat atau mundur akan mengendur untuk saat ini.
Walau begitu, pelatih berusia 45 tahun itu mengaku tidak akan terbuai. Dia tetap berupaya tenang meskipun mengakui bahwa kemenangan ini sangatlah penting.
"Saya tidak terlalu terbawa suasana. Saya pikir ini malam yang penting,” kata Carrick, sebagaimana dilansir dari ESPN.
Dia menekankan bahwa Bruno Fernandes dan kolega tidak bisa langsung tenang. Sebab, ada pertandingan lainnya melawan Aston Villa yang akan digelar di Liga Inggris akhir pekan ini.
“Tapi kita harus mengevaluasi diri, tetap tenang, mempersiapkan diri, dan siap untuk pertandingan besar lainnya di akhir pekan," tambahnya.
Dia bahkan mengakui bahwa tidak ada kelegaan setelah pertandingan selesai. Namun, itu hanya menggambarkan rasa tanggung jawab yang dimiliki sang mantan gelandang.
"Sejujurnya, tidak. Apakah itu benar atau salah, atau normal atau tidak, saya tidak tahu, tetapi saya tidak merasa lega. Saya benar-benar senang untuk para pemain,” kata Carrick.
"Saya bisa merasakan kemauan mereka untuk berprestasi, dan karena itu mereka harus berusaha keras, dan untuk semua orang, Anda tahu,” tambahnya.
"Saya merasakan tanggung jawab atas hal itu, jadi melihat semua orang memiliki perasaan yang kita semua dambakan. Itulah mengapa kita semua di sini. Saya benar-benar 100% tidak memikirkan diri sendiri saat itu -- itu lebih tentang melihat semua orang dan perasaan yang dapat kita hasilkan ketika kita melakukan sesuatu dengan benar," sambungnya. (rda)





Komentar (0)