ASDP Operasikan KMP Hafamati HF di Nias Selatan Mulai 5 November 2026

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten Nias Selatan meluncurkan kapal penyeberangan perintis KMP Hafamati HF untuk memperkuat konektivitas antarpulau di wilayah tersebut. Kapal ini dijadwalkan mulai melayani masyarakat pada Kamis (5/11).

Peluncuran berlangsung di Pelabuhan Pulau Tello, Nias Selatan, dihadiri Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia, Kepala Dinas Perhubungan Nias Selatan Damai Omega Telaumbanua, serta perwakilan manajemen ASDP.

KMP Hafamati HF akan melayani lintasan Pulau Tello-Lasondre-Saeru dengan total jarak sekitar 30 mil laut. Kehadiran layanan ini diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, termasuk akses terhadap pendidikan, kesehatan, distribusi kebutuhan pokok, hingga aktivitas perekonomian antarpulau.

Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia mengapresiasi sinergi ASDP dan pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan penyeberangan tersebut. Menurutnya, pengoperasian kapal ini menjadi langkah untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.

General Manager ASDP Cabang Danau Toba, Ellenor Piri, mengatakan kehadiran KMP Hafamati HF merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan konektivitas bagi masyarakat kepulauan dan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Bagi masyarakat kepulauan, konektivitas merupakan kebutuhan mendasar. Kami berharap KMP Hafamati HF menjadi penghubung antarpulau, membuka peluang ekonomi, dan meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik,” ujar Ellenor dalam keterangannya, Rabu (4/11).

Kapal tersebut merupakan jenis Ro-Ro Passenger Boat dengan bobot 60 Gross Tonnage (GT). KMP Hafamati HF memiliki kapasitas 40 penumpang dan 10 sepeda motor, serta kecepatan dinas hingga 10 knot. Kapal ini dinahkodai Capt. Krisno Samosir.

Pada 2026, layanan penyeberangan direncanakan beroperasi selama lima hari dalam periode 14 hari. Setiap hari pelayanan akan mencakup empat perjalanan, yakni Pulau Tello-Lasondre, Lasondre-Saeru, Saeru-Lasondre, dan Lasondre-Pulau Tello.

Sementara pada 2027, layanan keperintisan direncanakan beroperasi selama 365 hari dengan target 289 trip pada masing-masing lintasan.

Kepala Dinas Perhubungan Nias Selatan Damai Omega Telaumbanua mengatakan pemerintah daerah akan mendukung keberlanjutan layanan melalui koordinasi dengan ASDP dan para pemangku kepentingan. Dengan demikian, layanan penyeberangan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian transportasi bagi masyarakat di pulau-pulau yang selama ini memiliki keterbatasan akses.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Siapa yang Meminta LSP Menyadap Prabowo? Buat Apa?
• 3 jam lalu
0
thumb
Preview Manchester United vs AS Roma: Lupakan Kemenangan 7-1 dan 6-2 di Masa Lalu
• 22 jam lalu
0
thumb
Prabowo Tahu Disadap dari Laporan Kapolri Jenderal Suyudi
• 5 jam lalu
0
thumb
TNI Buka Suara soal Pengerahan Prajurit Besar-besaran ke Jakarta
• 14 menit lalu
0
thumb
Yusril Ingatkan WNI Jadi Tentara Asing Bisa Kehilangan Kewarganegaraan
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.