OJK Pantau Gangguan Layanan pada MNC Bank, Siapkan Uji Ketahanan

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera melakukan uji ketahanan atau stress test pada bank milik konglomerat Hary Tanoesoedibjo PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP). Langkah ini dilakukan menyusul keluhan sejumlah nasabah yang mengalami kendala bertransaksi secara digital hingga kesulitan menarik dana.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, OJK memberikan perhatian serius terhadap laporan mengenai gangguan layanan transaksi dan penarikan dana nasabah tersebut.

"Kami memantau perkembangannya, kemudian mendalami bagaimana kondisi bank, serta memastikan bank tersebut dapat menangani semua pertanyaan dan keluhan dari nasabah," ujar Friderica atau yang akrab disapa Kiki dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Gedung Bank Indonesia, Selasa (3/11).

OJK juga memastikan akan memantau BABP agar mampu memenuhi seluruh kewajibannya kepada nasabah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengawasan terhadap bank tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan dan berbasis risiko.

Kiki mengatakan, langkah pengawasan selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap kondisi bank dan kepatuhannya terhadap ketentuan yang berlaku. OJK tetap mengedepankan perlindungan konsumen dan prinsip kehati-hatian.

Selain memantau kondisi BABP, OJK juga terus mengawasi industri perbankan secara keseluruhan, termasuk mengantisipasi potensi risiko yang dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui stress test.

Dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, OJK juga berkoordinasi dengan otoritas terkait, termasuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.

Di tengah keluhan nasabah, OJK mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. 

"Jadi tentu saja kami mengimbau supaya nasabah tetap tenang dan tidak termakan kepada isu-isu atau informasi yang belum jelas," ujar Kiki.

Tanggapan Manajemen

Menanggapi persoalan tersebut, Corporate Secretary MNC Bank Edward Kennetze mengatakan perseroan masih melakukan pemulihan terhadap layanan transaksi digital.

“Perseroan terus melakukan upaya penanganan dan mitigasi terbaik agar seluruh jaringan layanan dapat kembali beroperasi normal secepatnya,” kata Edward kepada Katadata.

Selama proses pemulihan berlangsung, MNC Bank telah menyediakan sejumlah alternatif layanan bagi nasabah. Nasabah dapat menggunakan jaringan ATM MNC Bank untuk melakukan penarikan tunai maupun mengecek saldo.

Selain itu, nasabah dapat mendatangi kantor cabang MNC Bank terdekat sesuai hari dan jam operasional. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, nasabah juga dapat menghubungi layanan call center MNC Bank di nomor 1500188.

Di tengah keluhan nasabah tersebut, kinerja keuangan MNC Bank juga menunjukkan sejumlah tekanan pada kuartal III 2026. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, total aset MNC Bank tercatat sebesar Rp 18,79 triliun, turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 20,27 triliun.

Di sisi lain, simpanan dari bank lain dan pihak ketiga meningkat menjadi Rp 1,52 triliun dari sebelumnya Rp 1,14 triliun.

PT MNC Bank Internasional Tbk (Istimewa)

Sementara itu, laba komprehensif MNC Bank tercatat sebesar Rp 59,61 miliar pada kuartal III 2026. Angka tersebut turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 66,58 miliar.

Dari sisi permodalan, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) MNC Bank turun menjadi 20,68% dari sebelumnya 24,5%. Adapun rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) meningkat menjadi 4,64% dari 4% pada kuartal III 2025.

Sebelumnya, sejumlah nasabah BABP mengeluhkan tidak dapat melakukan transfer dana secara digital maupun menarik uang melalui layanan bank tersebut. Nasabah disebut hanya dapat menarik dana secara tunai melalui teller dengan nominal yang dibatasi oleh pihak bank dengan aasan likuiditas.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kabareskrim Ungkap Modus Penyadapan LSP Terhadap Prabowo hingga Media
• 8 jam lalu
0
thumb
Waktu Mandi Terbaik: Pagi atau Malam?
• 20 jam lalu
0
thumb
Kedutaan Besar AS Peringatkan Potensi Serangan Besar-besaran di Moskow, Sejumlah Tempat Wisata di Rusia Ditutup
• 17 jam lalu
0
thumb
Duma Panggabean Laporkan Dugaan Penggelapan Warisan ke Polda Metro Jaya
• 21 jam lalu
0
thumb
Mobil Hangus Berisi Mayat Wanita di Indramayu Diduga Terkait Kasus Perampokan
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.