Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com, Jakarta – Proyek strategis pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, dipastikan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2026 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, usai melaporkan langsung perkembangan kesiapan proyek tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

"Saya update terkait ditanya untuk pembangunan di Arab Saudi. Itu juga nanti dari arsiteknya rencana akan datang ke Indonesia untuk memaparkan secara komprehensif. Karena rencananya ini bisa di groundbreaking atau start pembangunannya pada bulan Desember," kata Rosan.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Sumber :
  • ANTARA

Rampungkan Akuisisi Lahan 4,4 Hektare dan Hotel Berbintang

Kepastian dimulainya proyek megah ini berjalan beriringan dengan tuntasnya akuisisi lahan strategis oleh Danantara Indonesia melalui holding investasinya, PT Danantara Investment Management (DIM).

DIM secara resmi menyelesaikan transaksi akuisisi lahan seluas 4,4 hektare di kawasan Thakher Makkah pada 18 Oktober 2026.

Sebelumnya, transaksi akuisisi juga mencakup penguasaan atas Novotel Thakher Makkah yang telah beroperasi penuh dengan kapasitas 1.461 kamar dan suite, dengan proses serah terima yang telah tuntas sejak 11 Agustus 2026.

Langkah Pemerintah Bangun Kampung Haji di Makkah Disebut Strategi Cerdas untuk Efisien Biaya.
Sumber :
  • Antara

Perkuat Ekosistem Layanan Jamaah Haji dan Umrah Indonesia

Pengembangan megaproyek ini dirancang khusus guna memperkuat ekosistem layanan serta akomodasi bagi jamaah haji dan umrah asal Indonesia di Tanah Suci.

Dalam pelaksanaannya, Danantara Indonesia akan menggarap pembangunan secara bertahap bersama mitra pengembang lokal ternama Arab Saudi, Al-Khomasiah.

Saat ini, seluruh dokumen studi kelayakan, perizinan resmi, serta mekanisme persetujuan dari otoritas Kerajaan Arab Saudi tengah dirampungkan sesuai dengan linimasa pengembangan kawasan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Doa agar Hujan Berhenti dan Tidak Mengganggu Aktivitas
• 15 jam lalu
0
thumb
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS
• 19 jam lalu
0
thumb
BNI Ingatkan Masyarakat Waspada Modus Penipuan Lewat Telepon yang Memanfaatkan Rasa Panik
• 4 jam lalu
0
thumb
Heboh Isu Perwira Tinggi Polri Diduga Diamankan, Kejagung RI sampai Angkat Bicara
• 5 jam lalu
0
thumb
Banjir Aceh Barat Mulai Surut, 105 Pengungsi di Woyla Barat dan Sungai Mas Kembali ke Rumah
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.