Kabar Gembira, Kemenag Siapkan Kuota PPG Lebih dari 40 Ribu Guru pada 2026

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat komitmennya dala meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru melalui berbagai program strategis.

Pada tahun ini, Kemenag menyiapkan kuota Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi lebih dari 40 ribu guru, sekaligus melanjutkan program perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi ratusan ribu guru.

Baca Juga
  • Harta dan Nasib 8 Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
  • Peringatan Rasulullah SAW untuk Penyerobot Tanah, Perilaku Dianggap Sepele Padahal Berbahaya
  • Sebaik-Baik Manusia Menurut Rasulullah SAW, Mereka Turut Membuat Islam Tetap Bertahan
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amin Suyitno, mengatakan peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional.

Menurut Amin, program PPG menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan profesionalisme guru.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Saat ini, persiapan pelaksanaan PPG 2026 tengah berlangsung dan akan diumumkan secara resmi pada waktunya.

"Insya Allah, tahun ini kita memiliki kuota yang cukup besar untuk PPG 2026, yakni lebih dari 40 ribu guru. Saat ini persiapannya sedang berproses dan nanti akan diumumkan pada saatnya," ujar Amin dalam konferensi pers terkait peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2026 di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Selain peningkatan kompetensi, Kemenag juga memberikan perhatian terhadap aspek kesehatan dan perlindungan guru.

Salah satunya melalui program BPJS Ketenagakerjaan yang tahun ini kembali dilanjutkan dengan jumlah penerima mencapai ratusan ribu guru.

Amin menegaskan, perlindungan terhadap guru merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

"Penerima BPJS Ketenagakerjaan ini sudah dipetakan. Program ini merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama terhadap perlindungan dan kesejahteraan guru," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Amin juga mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan skema peningkatan kesejahteraan bagi guru non-ASN.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Pengamat dan Pakar Soroti Implikasi Konstitusionalnya
• 20 jam lalu
0
thumb
Timnas Vietnam Batalkan Uji Coba Kontra Jepang dan Qatar Imbas Penangguhan Piala Asia 2027
• 7 jam lalu
0
thumb
Gerindra Lakukan PAW Tiga Kader yang Terjaring Pesta Narkoba di Surabaya
• 5 jam lalu
0
thumb
Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Sektor Teknologi Masih Jadi Sorotan
• 12 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Bersiap Perkuat Pemungutan Pajak Digital Mulai 9 November 2026, Pengawasan Transaksi Elektronik Jadi Sorotan
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.