Asing Jual BBRI, ANTM, BUMI kala IHSG Anjlok 3,78% ke Level 4.904

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan Selasa (3/11/2026). IHSG ditutup anjlok 3,78% atau 192,5 poin ke level 4.904, melanjutkan pelemahan yang telah terjadi sejak perdagangan sesi pertama.

Tekanan jual di sesi kedua perdagangan pun semakin dalam dibandingkan penutupan sesi pertama tadi. Pada jeda makan siang tadi, IHSG terkoreksi 2,62% atau 133,76 poin ke level 4.963,06. Padahal, indeks sempat dibuka menguat pada awal perdagangan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di level 5.126. Namun, tekanan jual membuat indeks berbalik arah hingga sempat menyentuh level terendah 4.895 sebelum akhirnya ditutup di zona merah.

Pelemahan terjadi secara merata di pasar saham. Sebanyak 624 saham ditutup melemah, hanya 57 saham menguat, sedangkan 37 saham lainnya tidak bergerak.

Seluruh 11 sektor saham yang tercatat di BEI juga parkir di zona merah. Sektor barang baku mencatatkan pelemahan terdalam sebesar 6%. Disusul sektor energi yang turun 4,38%, transportasi melemah 3,9%, industri terkoreksi 3,8%, properti turun 3,78%, serta infrastruktur melemah 3,61%.

Dari sisi transaksi, volume perdagangan sepanjang hari mencapai 27,151 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1,387 juta kali. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp 11,729 triliun, sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp 8.674,299 triliun.

Investor asing juga membukukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 575,01 miliar. Perinciannya, nilai pembelian oleh investor asing (foreign buy) tercatat Rp 4,14 triliun, sedangkan penjualannya (foreign sell) mencapai Rp 4,72 triliun.

Berdasarkan data BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi salah satu saham dengan pembelian asing terbesar. Volume pembelian BMRI tercatat sebanyak 20,39 juta saham dengan estimasi nilai Rp 74,13 miliar.

Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menyusul dengan volume pembelian 46,78 juta saham dan estimasi nilai Rp 48 miliar. Sementara itu, saham PT Astra International Tbk (ASII) mencatat volume pembelian 9,92 juta saham dengan estimasi nilai Rp 46,18 miliar.

Di sisi lain, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi salah satu saham yang paling banyak dijual investor asing. Volume penjualan BBRI tercatat sebanyak 112,95 juta saham dengan estimasi nilai 310,06 miliar.

Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga masuk dalam daftar saham dengan penjualan asing terbesar, dengan volume 37,19 juta saham dan estimasi nilai Rp 94,10 miliar. Lalu disusul saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan volume penjualan 510,14 juta saham dan estimasi nilai 64,07 miliar.

Saham Top Gainers
  • PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO), naik 34,48% ke Rp 234. 
  • PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT), naik 28,57% ke Rp 18.
  • PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS), naik 24,49% ke Rp 605.
Saham Top Losers
  • PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), turun 9,09% ke Rp 10.
  • PT PP Properti (PPRO), turun 7,14% ke Rp 13.
  • PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH), turun 7.00% ke Rp 93.

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Alex Marquez Masuk Meja Operasi usai Podium di MotoGP Malaysia
• 23 jam lalu
0
thumb
Papua Tengah Usulkan Dua Titik Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Wilayah 3T Jadi Prioritas
• 5 jam lalu
0
thumb
Wajah Kehilangan Elastisitas dan Muncul Garis Halus, Kenali Peran Kolagen bagi Kulit
• 22 jam lalu
0
thumb
Yusril Buka Suara soal Maraknya WNI Jadi Tentara Rusia, Ingatkan Hal Ini
• 5 jam lalu
0
thumb
Soal Kabar Petinggi Polri Ditangkap, Kadiv Humas: Nanti Kita Update
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.