Cegah Narkoba di Sekolah, Yulianus Halawa: Pelajar Nias Barat Harus Berani Melapor!

okezone.com
7 jam lalu
Cover Berita

NIAS BARAT - Ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda membutuhkan upaya pencegahan yang melibatkan keluarga, sekolah dan masyarakat. Selain membentengi diri dari pengaruh negatif, keberanian melaporkan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika menjadi bagian penting untuk melindungi lingkungan pendidikan.

Demikian disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Nias Barat, Yulianus Halawa, saat menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Nias Barat Nomor 3 Tahun 2026 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika di Gedung Gereja GPdI Lolofitu Moi, Selasa (3/11/2026).

"Jangan mencari kebanggaan dengan narkoba atau hal-hal negatif. Raihlah prestasi, bangun mimpi setinggi-tingginya dan iringi dengan komitmen, konsistensi, serta semangat belajar. Katakan tidak pada narkoba dan berani menolak pergaulan yang tidak baik," kata Yulianus.

Baca Juga :
Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Surabaya yang Ditangkap saat Pesta Narkoba

Dia menekankan pentingnya pelajar membangun batas dalam pergaulan dan menjauhi perilaku berisiko. Selain penyalahgunaan narkoba, kebiasaan merokok, pergaulan bebas hingga keterlibatan dalam geng motor juga menjadi perhatian dalam pembentukan karakter generasi muda.

Menurutnya, upaya pencegahan, tidak bisa hanya dibebankan kepada pelajar. Keluarga, sekolah, pemerintah desa dan aparat penegak hukum perlu mengambil peran dalam mengenali serta merespons potensi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Karena itu, dia mendorong masyarakat, terutama kalangan pelajar, agar berani melaporkan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Penyampaian informasi sejak dini diperlukan agar persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan tidak berkembang lebih jauh.

Baca Juga :
Kapolda Metro Bakal Tata Kampung Bahari Bebas Narkoba

Perda Nomor 3 Tahun 2026 menjadi landasan pemerintah daerah dalam memfasilitasi upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Tantangannya adalah memastikan regulasi tersebut tidak berhenti sebagai produk hukum, tetapi dipahami dan diterapkan hingga lingkungan pendidikan dan masyarakat.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
3 Polisi Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Ada LSP dan ASN
• 5 jam lalu
0
thumb
Pupuk Indonesia Bakal Bangun Amonia Hub di Batam Senilai 500 Juta USD
• 6 jam lalu
0
thumb
Respons Menko Yusril Soal Isu Penyadapan di Lingkungan Istana
• 8 jam lalu
0
thumb
Direktur Voxpol Bicara Kedaulatan Ekonomi-Politik Pemerintahan Prabowo
• 13 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Stagnan Sepanjang 2026, Analis Sebut Penguatan Dolar AS Berpengaruh Besar
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.