Aktor terkenal Tiongkok, Hu Ge, mengungkapkan dalam sebuah acara wawancara medis baru-baru ini bahwa beberapa temannya meninggal dunia akibat serangan jantung dalam dua bulan terakhir. Ia juga mengatakan bahwa setelah berusia 40 tahun, kondisi fisiknya mulai menurun. Kini, setiap kali bepergian, ia selalu membawa obat darurat jantung jenis Su Xiao Jiu Xin Wan. Pengakuan tersebut membuat banyak penggemarnya terkejut.
EtIndonesia.com Dalam wawancara yang ditayangkan pada 31 Oktober itu, Hu Ge tampil bersama pakar kardiovaskular sekaligus akademisi Tiongkok, Ge Junbo. Acara tersebut berjudul Yu Jian dan berfokus pada edukasi kesehatan.
Tanpa embel-embel popularitas sebagai seorang selebritas, Hu Ge membicarakan berbagai persoalan yang lazim dialami banyak orang, tetapi jarang dibahas secara terbuka.
Ia mengungkapkan bahwa setelah menyelesaikan syuting sebuah serial televisi di dataran tinggi, ia menjalani pemeriksaan kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya sejumlah indikator kesehatan yang tidak normal, disertai rasa tidak nyaman pada jantungnya.
Sejak saat itu, ia mulai membawa sebotol kecil obat Su Xiao Jiu Xin Wan ke mana pun ia pergi.
“Benar, saya memang membawanya. Bukan hanya saya, sekarang banyak orang di sekitar saya, termasuk rekan-rekan kerja, juga menyediakan sedikit obat ini untuk keadaan darurat,” ujarnya.
Jika harus melakukan perjalanan dinas atau bepergian jauh, ia bahkan sengaja membawa AED (Automated External Defibrillator), yaitu alat kejut jantung otomatis eksternal.
“Awalnya saya sebenarnya tidak ingin repot membawanya. Namun, kemudian saya berpikir, ya sudah, saya bawa saja. Siapa tahu ada orang lain yang tiba-tiba mengalami keadaan darurat. Kalau begitu, saya juga bisa menggunakannya untuk membantu,” katanya.
Ia mengakui bahwa setelah memasuki usia 40 tahun, ia benar-benar merasakan kondisi fisiknya mulai menurun.
“Dulu, saat syuting, meskipun harus begadang, mungkin setelah tidur semalam, keesokan harinya stamina saya langsung pulih. Namun, sekarang benar-benar tidak bisa lagi,” ungkapnya.
Ia menyebutkan bahwa kondisi tersebut terutama terasa ketika menjalani syuting serial Blossoms Shanghai (Fan Hua).
Proses produksi serial itu berlangsung selama lebih dari tiga tahun. Ia sering bekerja hingga larut malam, dan sebagian besar adegannya merupakan syuting malam hari, sehingga staminanya terus terkuras.
Menurut isi acara tersebut, pada hari Hu Ge merekam wawancara ini, mentor sekaligus sahabat baiknya, seniman pertunjukan You Benchang, meninggal dunia. Pada tahun ini, Hu Ge juga telah kehilangan beberapa orang sahabatnya.
Hu Ge mengungkapkan, “Dua bulan lalu, dua orang teman saya meninggal dunia secara berurutan. Yang satu berusia lebih dari 50 tahun, sedangkan yang lainnya seumuran dengan saya, 44 tahun. Keduanya meninggal akibat serangan jantung.”
Hu Ge, yang kini berusia 44 tahun, mengatakan bahwa setiap kali mengingat teman-temannya yang telah meninggal, ia selalu berusaha meyakinkan dirinya bahwa mereka telah pergi ke tempat yang lebih baik. Namun, secara emosional, ia tetap sulit menerima perpisahan yang terjadi berulang kali.
“Sangat sedih, sangat menyakitkan. Sudahlah, saya tidak ingin membicarakannya lagi,” katanya.
Pengalaman tersebut juga membuat Hu Ge melakukan introspeksi.
“Kita sering kali seperti ini. Baru mulai menghadapi dan menyelesaikan masalah setelah masalah itu muncul. Setelah saya renungkan, saya merasa setiap orang seharusnya menjadi penanggung jawab utama atas kehidupan dan kesehatannya sendiri, bukan menunggu sampai muncul masalah baru kemudian mencari dokter,” ujarnya.
Hu Ge mengatakan bahwa dirinya kini telah memasuki tahap kehidupan ketika harus mengurus orang tua sekaligus membesarkan anak. Menurutnya, hanya dengan menjaga kesehatannya sendiri terlebih dahulu, ia akan mampu merawat keluarganya.
Banyak penggemar meninggalkan komentar yang mengingatkannya agar menjaga kesehatan.
“Pencapaian dari luar sama sekali tidak penting. Kesehatan diri sendiri adalah yang paling penting.”
“Hu Ge, kamu harus benar-benar menjaga kesehatanmu!”
Ada pula warganet yang mengungkapkan keprihatinan.
“Dia bahkan belum berusia 50 tahun, masih termasuk generasi kelahiran 1980-an. Orang-orang seusianya juga baru berusia 40-an. Ah…”
“Lahir tahun 1982, bahkan belum genap 45 tahun!”
Laporan: Xue Fei; Penyunting: Lin Qing – NTDTV.com






Komentar (0)