Tak Sekadar Lari, Self-Care AMRun 2026 Ajak Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Denpasar: Resistensi antimikroba (AMR) menjadi ancaman kesehatan yang tidak bisa lagi dianggap sepele. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat membuat infeksi semakin sulit diobati dan meningkatkan risiko kesehatan masyarakat. 

PT Serayu Sumber Rejeki (SSR), yang merupakan bagian dari ekosistem bisnis PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos) sebagai distributor offline resmi sejumlah produk, termasuk Etawalin, Etawaku Platinum, Freshmag, dan Zymuno, mengambil bagian dalam gerakan Self-Care AMRun 2026. Melalui kegiatan ini, SSR mendorong edukasi penggunaan antibiotik secara bijak sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat.

Direktur PT Serayu Sumber Rejeki, Wahono, menegaskan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat harus diwujudkan melalui aksi yang berkelanjutan. 

"Bagi kami, menjaga kesehatan masyarakat bukan hanya tentang menyediakan produk, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang tepat. Self-Care AMRun menjadi ruang kolaborasi untuk mengajak masyarakat lebih aktif sekaligus memahami pentingnya penggunaan obat secara bijak. Kami berharap edukasi ini tidak berhenti sebagai kampanye sesaat, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," kata Wahono di Denpasar, 3 November 2026. 

Baca Juga :

Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Demi Pembangunan Nasional

Bukan sekadar ajang olahraga, Self-Care AMRun 2026 menghadirkan pendekatan edukasi kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui lari santai sejauh lima kilometer dan aktivitas interaktif. Acara berlangsung di Taman Inspirasi Muntig Siokan, Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Bali, Minggu, 1 November 2026. 

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Asosiasi Pengobatan Sendiri Masyarakat Indonesia (APSMI) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), didukung Balai Besar POM di Denpasar dan berbagai pihak terkait, dalam menyambut World AMR Awareness Week (WAAW) 2026. 

Pentingnya edukasi ini semakin terlihat mengingat resistensi antimikroba terjadi ketika mikroorganisme tidak lagi merespons obat antimikroba sebagaimana mestinya. Akibatnya, infeksi dapat menjadi lebih sulit ditangani dan membutuhkan upaya pengobatan yang lebih kompleks. 

Penggunaan antibiotik tanpa indikasi medis, tidak sesuai dosis, atau tidak mengikuti arahan tenaga kesehatan menjadi salah satu faktor yang dapat mempercepat munculnya resistensi. Karena itu, perubahan perilaku masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah ancaman tersebut. 


PT Serayu Sumber Rejeki (SSR) mengambil bagian dalam gerakan Self-Care AMRun 2026. (Dokumentasi/ Istimewa)


Direktur Utama PT Etos Kreatif Indonesia, Lucky Hatreztro, turut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat. Pihaknya percaya perubahan besar dalam kesehatan masyarakat harus dimulai dari aksi nyata dan kolaborasi. 

"Melalui Self-Care AMRun, olahraga menjadi momentum untuk menyampaikan pesan yang jauh lebih besar, yaitu pentingnya menjaga kesehatan dan bertanggung jawab dalam menggunakan obat. Kami ingin kesadaran ini tumbuh, menjangkau lebih banyak orang, dan membawa perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari," jelas Lucky. 

Keterlibatan PT Serayu Sumber Rejeki dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk memberikan kontribusi lebih luas bagi masyarakat. Tidak hanya melalui perannya sebagai distributor offline resmi, tetapi juga melalui dukungan terhadap edukasi dan literasi kesehatan. 

Dengan jaringan operasional yang menjangkau wilayah Indonesia bagian barat hingga timur, SSR melihat peluang untuk ikut memperluas pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat yang tepat dan bertanggung jawab. 

Komitmen tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, melainkan berkembang menjadi gerakan edukasi yang menjangkau lebih banyak komunitas di berbagai daerah. Melalui sinergi regulator, pelaku usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung terciptanya ekosistem kesehatan yang lebih kuat sekaligus memperluas pemahaman tentang pencegahan resistensi antibiotik. 

Melawan resistensi antibiotik tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Perubahan harus dimulai dari setiap keputusan kecil, mulai dari tidak menggunakan antibiotik sembarangan hingga mengikuti anjuran tenaga kesehatan. 

Melalui dukungan terhadap Self-Care AMRun 2026, PT Serayu Sumber Rejeki bersama ekosistem bisnisnya ingin berkontribusi dalam gerakan yang membawa dampak lebih luas. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sekaligus membangun masyarakat yang lebih sehat, cerdas, dan terlindungi di masa depan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BPBD Temanggung Salurkan Air Bersih ke 51 Titik Kekeringan
• 2 jam lalu
0
thumb
Golkar Maros Bidik Kembali Kursi Ketua DPRD pada Pileg 2029
• 20 jam lalu
0
thumb
IIFS 2026 di Makassar, OJK Pacu Transformasi Ekosistem Keuangan Syariah
• 1 jam lalu
0
thumb
[FULL] OJK Bongkar Praktik Manipulasi Saham, Akankah Kepercayaan Investor Kembali? | SAPA PAGI
• 21 jam lalu
0
thumb
PDIP Minta Putusan MA soal Ijazah Gibran Diproses DPR: Secara Hukum, Tak Ada Lagi Ruang Perdebatan
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.