Eks Pelatih Timnas Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme, PSSI-nya Thailand Buka Suara

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi menyusul dugaan tindakan rasisme yang dialami Park Hang-seo, mantan pelatih Timnas Vietnam, dalam sebuah pertandingan di Liga 2 Thailand.

FAT menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk diskriminasi dan berjanji mengambil tindakan tegas terhadap pelaku sesuai regulasi yang berlaku.

Pada tanggal 2, FAT menerbitkan pernyataan melalui situs resmi mereka dengan tajuk "Penentangan terhadap Semua Bentuk Rasisme di Stadion Sepak Bola dan Komunitas Sepak Bola." Pernyataan tersebut menjadi respons atas insiden penghinaan bernuansa rasial yang terjadi setelah pertandingan antara Kanchanaburi Power FC dan Pattaya United.

Mantan pelatih Vietnam, Park Hang-seo
Sumber :
  • Kanchanaburi Power FC

Dalam pernyataan resminya, FAT menegaskan, "Kami menentang tindakan rasisme yang terjadi di semua area yang terkait dengan sepak bola, termasuk di dalam dan sekitar stadion dan di media sosial," menambahkan, "Perilaku seperti itu merusak semangat sportivitas dan seharusnya tidak memiliki tempat di komunitas sepak bola."

FAT juga mengungkapkan bahwa Presiden FAT, Naurapan Lamsam, telah memberikan instruksi khusus kepada departemen operasional kompetisi untuk menangani insiden serupa. Asosiasi meminta pengumpulan bukti dilakukan dan proses pemeriksaan segera dijalankan berdasarkan peraturan yang berlaku.

Pernyataan tersebut berkaitan dengan insiden yang melibatkan Park Hang-seo saat mendampingi Kanchanaburi Power FC menghadapi Pattaya United. Dalam pertandingan tandang pekan kesembilan Divisi Kedua Thailand musim 2026-2027 yang berlangsung di Stadion Nong Pru, Chonburi, pada 1 November, kedua tim bermain imbang 2-2.

Namun, situasi memanas setelah pertandingan berakhir. Ketika pelatih asal Korea Selatan itu berjalan menuju ruang ganti, seseorang yang diduga merupakan suporter tim tuan rumah terdengar berulang kali melontarkan hinaan bernada rasial, termasuk menyebut istilah "Kimchi Man" disertai sejumlah kata kasar.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan Park sempat meletakkan jari di depan bibir sebagai isyarat agar suporter tersebut berhenti melontarkan hinaan.

Akan tetapi, karena ejekan terus berlanjut, Park akhirnya menunjukkan protes keras. Sejumlah petugas yang berada di sekitar lokasi kemudian menahan Park agar situasi tidak berkembang menjadi bentrokan fisik.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Waspada Banjir Rob Akibat Fase Bulan Baru pada 2-17 November 2026, Ini Wilayah Terdampak
• 14 jam lalu
0
thumb
Toyota Siapkan Pabrik Baru, Lexus Bakal Punya SUV Listrik Made In China
• 19 jam lalu
0
thumb
Polsek Sunggal Tangkap Pelaku Pencurian Sepeda Motor
• 1 jam lalu
0
thumb
Polisi Tetapkan Sopir Truk Molen Kecelakaan Maut Bekasi Sebagai Tersangka
• 7 jam lalu
0
thumb
Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Pekan Depan Garuda Muda Bakal Hadapi Filipina
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.