HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Toraja, ajak debat dialog terbuka Sekda Tana Toraja, Rudhy Andi Lolo.
Di mana sebelumnya jadwalnya pada Senin, 2 November siang tadi, LMND Toraja harusnya melakukan aksi demo di kantor Pemkab dan DPRD Tana Toraja.
Namun dengan pertimbangan lain, mengatur strategi lain.
Hal ini disampaikan Ketua LMND Toraja, Teguh Mulia Bakti, kepada Harian Fajar.
“Iya benar, dengan segala pertimbangan kami merubah strategi mengajak lebih terbuka dengan cara dialog terbuka,” ucapnya via telepon, Senin malam, 2 November 2026.
Ia menambahkan bahwa tantangan terbuka 2X24 jam.
“Jadi tantangan dibuka sejak hari ini hingga Rabu, 4 November dan Kamis, 5 November pagi, kami tunggu,” tuturnya.
Judul tantangan terbuka ini bertema “Gizi Gratis vs Kelalaian Sistematik: Menguji Tanggung Jawab Pemda dan Transparansi Penanganan Keracunan MBG di Tana Toraja”.
Diketahui bahwa tantangan ini berawal dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor DPRD Tana Toraja.
RDP Pemkab Tana Toraja dan Dewan, dan pemilik SPPG dan BGN.
Dimana perkataan Sekda Tana Toraja, yang secara eksplisit mengatakan bahwa Pemkab Tana Toraja tak ‘diajak’ dari hulu ke hilir hingga ke pengawasan MBG. (edy)






Komentar (0)