Ibu Pengamen, Ayah Tiri Nganggur, Ini Sosok Ortu yang Tega Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama

viva.co.id
15 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Kehidupan ekonomi pasangan yang menjadi tersangka pembunuhan balita berusia 20 bulan di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terungkap.

Ibu kandung korban berinisial JM (19) sehari-hari bekerja sebagai pengamen, sedangkan ayah tirinya, AR (22), tidak memiliki pekerjaan. Fakta tersebut diungkap Kapolsek Kebayoran Lama Komisaris Polisi Seala Syah Alam.

Baca Juga :
RS Polri Ungkap Jejak Kekerasan pada Jasad Balita 2 Tahun di Jaksel
Terungkap! Peran Ibu Kandung dan Ayah Tiri dalam Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama

Keduanya diduga tega menghabisi nyawa anak tersebut karena mengaku tidak sanggup memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Kalau untuk yang perempuan itu pengamen, kalau untuk yang pria atau laki-laki itu tidak bekerja," kata Seala kepada wartawan, Senin (2/11/26).

Polisi menyebut pasangan tersebut memiliki dua orang anak. Namun, balita yang menjadi korban pembunuhan merupakan anak kedua mereka.

Persoalan ekonomi diduga menjadi alasan di balik tindakan kedua tersangka. Keduanya disebut mengaku tidak mampu membiayai kebutuhan anak tersebut.

"Terkait anak tersebut, itu dibunuh oleh kedua orang tuanya, yaitu ibu kandungnya dan ayah tirinya. Itu kejadiannya itu motif karena ekonomi, mereka tidak mampu," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, perjalanan dari Pasar Kebayoran Lama menuju Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, menjadi bagian dari upaya ibu kandung dan ayah tiri menyembunyikan jasad bayi berusia 20 bulan yang mereka bunuh.

Kedua pelaku berinisial JM (20) dan AR (22) diduga menghabisi nyawa korban di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10/26). Setelah itu, jasad korban dimasukkan ke dalam kantong kresek dan dibawa untuk dikuburkan di lahan kosong kawasan Benhil.

Kapolsek Kebayoran Lama, Komisaris Polisi Seala Syah Alam mengungkapkan, pembunuhan tersebut dilatarbelakangi persoalan ekonomi. Kedua pelaku mengaku tidak mampu membiayai kehidupan anak tersebut.

"Untuk pembunuhan itu, yang membunuh adalah kedua orang tuanya, ibu kandung dan ayah tiri. Itu kejadiannya itu motif karena ekonomi, mereka tidak mampu," kata Seala dikutip Senin (2/11/26).

Baca Juga :
Terungkap! Cara Keji Ibu Kandung dan Ayah Tiri Habisi Bayi 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama
Tak Sanggup Biayai, Ibu Kandung dan Ayah Tiri Tega Habisi Bayi 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama
Di Balik Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun, Ada Fakta Mengejutkan soal Istri Sah Dwi Bagus

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kemdiktisaintek Gelar KSTI 2026 di Surabaya, Pamerkan 500 Produk Riset dan Inovasi Nasional
• 17 jam lalu
0
thumb
Pemprov Jabar Kucurkan Hampir Rp300 Miliar untuk Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya, Ini Rincian KDM
• 1 jam lalu
0
thumb
Dana BSU 2026 untuk Pekerja Bergaji di Bawah Rp3,5 Juta, Ini Syarat dan Cara Cek Penerima
• 38 menit lalu
0
thumb
Bapanas Sebut Inflasi Pangan Oktober Turun Jadi 0,77 Persen, Stok Beras Pemerintah Capai 4,5 Juta Ton
• 1 jam lalu
0
thumb
Satgas MBG di Maluku dan Seluruh Tanah Papua Terbentuk 100 Persen, Wamendagri Minta Pengawasan SPPG Diperketat
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.