PKP berencana targetkan FLPP untuk 40 ribu rusun subsidi baru

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berencana menargetkan penyaluran KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 40 ribu rumah susun atau rusun subsidi baru.

"Saat awal kita tentu punya target bagaimana yang rusun ketika sebelumnya 5 tahun itu tidak sampai 200 unit, kita mau dorong supaya ke depan itu akan meningkat. Saya diberikan tanggung jawab oleh Bapak Menteri PKP dan ini menjadi target saya untuk bisa ada 40.000 unit," ujar Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati di Jakarta, Senin.





Menurut Sri, terdapat 40 ribu unit rusun yang akan dibangun pada tahun ini antara lain rusun subsidi di Meikarta, hunian transit oriented development (TOD) Manggarai dan rusun Alonia Kemayoran.





"Terkait Meikarta kita terus berproses. Kita juga sedang siapkan instruksi presiden (Inpres) untuk percepatan sedang dilaksanakan agar program ini bisa dijalankan secara lengkap, secara aman," katanya.





Kemudian terkait dengan rusun di Alonia, Kemayoran direncanakan akan dibangun dengan target 609 unit dan pembangunan fisiknya ditargetkan akan dimulai pada awal Januari 2027.





"Jadi memang konsepnya di sini menggunakan turnkey project gitu dari Perumnas kemudian akan membangun bersama kontraktor yang kemudian dikerjasamakan," kata Sri.





Ia juga menyampaikan bahwa di Tangerang juga akan ada lebih dari 1.200 unit rusun yang nantinya juga akan menggunakan skema rusun masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).





Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan, penyediaan perumahan di kawasan perkotaan diarahkan melalui pembangunan hunian vertikal.





Ia mengatakan, permasalahan penyediaan perumahan terutama di kawasan perkotaan dihadapkan dengan keterbatasan lahan untuk pembangunan rumah.





Maruarar atau disapa Ara menyampaikan, hal tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo supaya tanah-tanah, lahan-lahan itu tidak terlalu banyak terpakai untuk perumahan jadinya diarahkan ke hunian vertikal.





Ia juga berharap hunian berkonsep Transit-Oriented Development seperti hunian TOD di Manggarai, Jakarta, dapat hadir di tempat-tempat lainnya.

Baca juga: PKP catat realisasi KUR perumahan per 31 Oktober capai Rp29,1 triliun

Baca juga: Kementerian PKP: Huntap pascabencana Sumatera dalam proses pengerjaan






Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kumpulkan Rp58,75 T, DJP Tunjuk 3 Perusahaan Baru Pungut Pajak Digital
• 18 jam lalu
0
thumb
5 Tanda Kamu Orang Kreatif, serta Cara Terbaik Mengembangkannya!
• 6 jam lalu
0
thumb
Bawa Bakso Naik Kelas, LPPOM Dorong Penguatan Ekosistem Halal
• 3 jam lalu
0
thumb
Foto: Satria Muda Back to Back Juara IBL All Indonesia 2026
• 15 jam lalu
0
thumb
Ferry Boboho dan Tan Kian Dihadirkan Jadi Saksi di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.