jpnn.com, BANDA ACEH - Banjir yang melanda kawasan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan akibat luapan Sungai Lae Soeraya dan Krueng Trumon Raya meluas dan berdampak pada 794 jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Selatan Mudatsir di Aceh Selatan, Senin, mengatakan sebelumnya banjir hanya merendam dua desa dan kini meluas hingga tiga desa.
BACA JUGA: Hadapi Musim Hujan, Ratu Dewa Instruksikan OPD Siaga Banjir dan Pohon Tumbang
"Wilayah terdampak banjir di Trumon meluas dari dua desa menjadi tiga desa yang tersebar di dua kecamatan, yakni Trumon dan Trumon Tengah. Sebanyak 794 jiwa terdampak bencana tersebut," kata Mudatsir.
Adapun tiga desa terdampak banjir yakni Gampong Padang Harapan dengan warga terdampak sebanyak 124 jiwa, Gampong Lhok Raya dengan warga terdampak 560 jiwa, dan Gampong Cot Bayu dengan warga terdampak mencapai 114 jiwa.
BACA JUGA: Menteri PU Dukung Infrastruktur Konektivitas hingga Pengendalian Banjir di Banten
Mudatsir menyebutkan banjir akibat luapan Sungai Lae Soeraya dan Krueng Trumon Raya itu dengan ketinggian berkisar 30 centimeter hingga lebih dari satu meter. Banjir di wilayah tersebut sudah memasuki hari keenam.
Ia mengatakan sebagian warga terdampak banjir di Gampong Padang Harapan, Kecamatan Trumon masih bertahan di rumah masing-masing. Sedangkan sebanyak 124 warga Gampong Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah dievakuasi ke posko pengungsian Kompi C Brimob.
BACA JUGA: Daftar Nama 43 Desa di Aceh Barat yang Terendam Banjir
"Sementara warga Gampong Cot Bayu, Kecamatan Trumon Tengah, terdampak banjir mengungsi ke rumah kerabat, lembaga pendidikan, dan tempat lainnya," kata Mudatsir.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean





Komentar (0)